Prabowo Target Swasembada Energi Papua dengan Tanam Kelapa Sawit untuk BBM

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 16x dilihat
Prabowo Target Swasembada Energi Papua dengan Tanam Kelapa Sawit untuk BBM


aiotrade.CO.ID – JAKARTA.

Strategi Pemerintah untuk Mencapai Swasembada Energi di Daerah Terpencil

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana strategis pemerintah dalam mendorong swasembada energi, khususnya di daerah-daerah terpencil seperti Papua. Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah pengembangan kelapa sawit sebagai bahan baku Bahan Bakar Minyak (BBM) nabati.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Prabowo menilai bahwa Papua memiliki potensi sumber energi yang sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah merancang skema agar daerah tersebut dapat memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri dari produksi lokal.

“Nanti kita berharap di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan BBM dari kelapa sawit,” ujar Prabowo dalam rapat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Selain pengembangan kelapa sawit, pemerintah juga mendorong pengembangan komoditas lain seperti tebu dan singkong untuk produksi bioetanol. Prabowo menargetkan dalam lima tahun ke depan, seluruh daerah di Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui swasembada pangan dan swasembada energi.

Penghematan Anggaran Negara

Menurut Prabowo, kemandirian energi akan berdampak signifikan terhadap penghematan anggaran negara. Selama ini, impor dan subsidi BBM menyedot anggaran ratusan triliun rupiah setiap tahun.

“Tahun ini, tiap tahun kita mengeluarkan ratusan triliun untuk impor BBM. Berapa impor BBM kita dari luar? Rp 520 triliun,” ungkapnya.

Ia memperkirakan, jika impor BBM dapat ditekan hingga separuhnya, negara berpotensi menghemat sekitar Rp 250 triliun per tahun. Dana tersebut, lanjut Prabowo, dapat dialihkan untuk memperkuat pembangunan daerah.

“Kalau itu kita alihkan ke daerah, satu kabupaten bisa dapat tambahan sampai Rp 1 triliun,” jelasnya.

Pemanfaatan Energi Terbarukan

Selain pengembangan biofuel, Prabowo juga menekankan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air. Ia menilai teknologi panel surya kini semakin murah dan efektif untuk menjangkau wilayah terpencil.

“Tenaga hydro juga ada, hydro-hydro mini yang bisa dipakai di daerah terpencil. Dengan tenaga surya dan tenaga air, tidak perlu lagi kirim-kirim BBM mahal dari daerah lain,” terangnya.

Optimisme Pemerintah

Prabowo optimistis target swasembada energi nasional dapat diwujudkan. Menurutnya, potensi dan perencanaan sudah tersedia, tinggal menunggu pembuktian di lapangan.

“Potensinya ada, rencananya ada, dan kita akan buktikan. Kita akan buktikan kita menuju ke situ,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan