
aiotrade.app
JAKARTA — Perusahaan yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu, Green Era Energy Pte Ltd. kembali menjual 481,22 juta saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) untuk meningkatkan jumlah saham beredar di pasar modal.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Barito Renewables Energy, Agus Sandy Widyanto menyampaikan bahwa Green Era Energy telah melakukan penjualan saham BREN sebanyak 481.220.000 saham pada 2 Oktober 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Transaksi ini dilakukan dengan harga rata-rata Rp8.650 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi mencapai Rp4,16 triliun. Tujuan dari transaksi tersebut adalah untuk menambah free float dan likuiditas saham yang beredar di pasar.
Setelah transaksi saham tersebut, kepemilikan saham Green Era Energy Pte Ltd. berkurang menjadi 30.761.383.100 atau setara dengan hak suara sebesar 22,99%, dibandingkan kepemilikan sebelumnya sebesar 31.242.603.100 atau 23,35%.
Green Era Energy juga menjelaskan bahwa saat ini mereka bukan pemegang saham pengendali dari BREN. Namun, perusahaan terafiliasi dengan pemegang saham pengendali, yaitu PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu.
Sebelum transaksi ini, Green Era Energy telah melakukan divestasi melalui 14 kali transaksi penjualan senilai total Rp2,85 triliun sepanjang Agustus hingga 1 Oktober 2025.
Berdasarkan data Biro Administrasi Efek Datindo Entrycom, kepemilikan saham BREN oleh investor publik dengan kepemilikan kurang dari 5% mengalami peningkatan menjadi 17.798.420.534 atau 13,3% per September 2025.
Namun, jumlah pemegang saham justru berkurang dari 51.959 pihak pada Juli 2025 menjadi 40.485 pihak hingga September 2025.
Alasan Penjualan Saham
Penjualan saham oleh Green Era Energy Pte Ltd. dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi saham BREN di pasar modal. Dengan menambah free float, likuiditas saham akan meningkat, sehingga memudahkan investor dalam membeli atau menjual saham tanpa adanya fluktuasi harga yang signifikan.
Selain itu, penjualan saham ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada satu pemegang saham besar. Dengan demikian, struktur kepemilikan saham akan lebih seimbang dan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan.
Dampak pada Pasar Modal
Peningkatan kepemilikan saham oleh investor publik yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perusahaan menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap saham BREN semakin meningkat. Hal ini bisa menjadi indikator positif bagi kinerja perusahaan di masa depan.
Namun, penurunan jumlah pemegang saham bisa menjadi tanda bahwa investor individu mulai beralih ke investasi lain atau mengambil langkah-langkah yang lebih hati-hati dalam mengelola portofolio mereka.
Komentar dari Pihak Perusahaan
Dalam pernyataannya, Green Era Energy menyatakan bahwa transaksi ini dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan sesuai dengan rencana strategis perusahaan. Mereka juga menekankan bahwa selama proses penjualan saham, semua transaksi dilakukan secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Perusahaan juga menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas BREN di pasar modal. Meskipun tidak lagi menjadi pemegang saham pengendali, Green Era Energy tetap terlibat dalam berbagai kebijakan dan strategi perusahaan.
Kesimpulan
Penjualan saham oleh Green Era Energy Pte Ltd. merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor terhadap saham BREN. Dengan transaksi ini, harapan besar diarahkan pada peningkatan kinerja perusahaan dan daya tariknya di pasar modal.
Namun, investor tetap harus memperhatikan risiko dan potensi perubahan yang mungkin terjadi dalam dinamika pasar. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca, dan semua informasi disajikan hanya sebagai referensi.