Prakiraan Cuaca BMKG 17 Desember 2025: Hujan Lebat dan Dampak Siklon Bakung

admin.aiotrade 16 Des 2025 4 menit 20x dilihat
Prakiraan Cuaca BMKG 17 Desember 2025: Hujan Lebat dan Dampak Siklon Bakung

Prakiraan Cuaca untuk Rabu, 17 Desember 2025

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) telah merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 17 Desember 2025. Dalam prakiraan tersebut, beberapa wilayah Indonesia diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang. Peristiwa ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keberadaan Siklon Tropis Bakung, dua bibit siklon tropis, serta dinamika atmosfer yang aktif di sekitar wilayah Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Prakiraan cuaca ini disampaikan melalui video YouTube kanal Info BMKG berjudul “Prakiraan Cuaca Esok Hari, Rabu, 17 Desember 2025”. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca signifikan yang dapat memengaruhi aktivitas harian.

Pengaruh Siklon Tropis Bakung

Siklon Tropis Bakung diperkirakan berada di Samudra Hindia barat daya Lampung dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot. Meskipun potensi perkembangannya menurun dan berada dalam kategori peluang rendah, Siklon Bakung masih memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia.

Keberadaan siklon ini berpotensi meningkatkan kecepatan angin dan membentuk daerah perlambatan angin atau konvergensi, khususnya di wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu. Kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan awan hujan yang signifikan di wilayah sekitarnya.

Bibit Siklon Tropis 93S dan 95S

Selain Siklon Bakung, BMKG juga memantau dua bibit siklon tropis, yaitu 93S dan 95S. Bibit Siklon Tropis 93S diprakirakan berada di Samudra Hindia selatan Jawa Timur. Bibit siklon ini diperkirakan memiliki intensitas persisten dengan pergerakan yang cenderung stasioner.

Dalam kurun waktu 24 hingga 72 jam ke depan, peluang berkembangnya Bibit Siklon Tropis 93S menjadi siklon tropis masih tergolong rendah. Namun, bibit siklon ini berpotensi membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, serta di perairan utara Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, sehingga meningkatkan potensi hujan di wilayah tersebut.

Bibit Siklon Tropis 95S diperkirakan berada di Laut Arafura barat daya Papua Selatan. Bibit siklon ini diperkirakan persisten dengan pergerakan cenderung stasioner ke arah timur. Potensi perkembangannya masih dalam kategori peluang rendah, namun pembentukan konvergensi di wilayah Laut Arafura dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di perairan timur Papua Selatan.

Sistem Sirkulasi Siklonik

BMKG turut mengidentifikasi adanya sirkulasi siklonik yang diprakirakan terbentuk di Samudra Hindia barat Aceh, Laut Natuna, serta Samudra Pasifik utara Papua. Sistem-sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memperbesar peluang terjadinya hujan di berbagai wilayah Indonesia.

Kombinasi pengaruh Siklon Bakung, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik tersebut menyebabkan potensi cuaca signifikan pada hari ini.

Wilayah yang Terdampak Hujan Lebat

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, meliputi:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Riau
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Nusa Tenggara Timur
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain yang ditandai dalam peta peringatan dini BMKG.

Prakiraan Cuaca Kota-Kota Besar

Untuk wilayah perkotaan, BMKG memprakirakan potensi hujan disertai petir terjadi di:

  • Tanjung Pinang
  • Jambi
  • Pangkal Pinang
  • Bengkulu
  • Kupang
  • Mamuju
  • Merauke

Potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di:

  • Pekanbaru
  • Serang
  • Tanjung Selor
  • Nabire

Adapun hujan ringan berpeluang terjadi di banyak kota besar lainnya, antara lain:

  • Medan
  • Padang
  • Palembang
  • Bandar Lampung
  • Jakarta
  • Bandung
  • Semarang
  • Surabaya
  • Pontianak
  • Palangka Raya
  • Banjarmasin
  • Makassar
  • Kendari
  • Manado
  • Gorontalo
  • Ternate
  • Ambon
  • Sorong
  • Manokwari
  • Jayapura
  • Jayawijaya

Kondisi berawan tebal diprakirakan terjadi di:

  • Banda Aceh
  • Samarinda
  • Mataram

Sementara berawan diprakirakan di:

  • Yogyakarta
  • Denpasar

BMKG juga mencatat potensi udara kabur di wilayah Palu.

Imbauan BMKG

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Aktivitas di luar ruangan, perjalanan darat maupun laut, serta kegiatan di wilayah rawan bencana hidrometeorologi diimbau untuk menyesuaikan dengan kondisi cuaca.

Informasi cuaca terkini dan peringatan dini dapat diakses melalui website resmi BMKG di bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, serta kanal media sosial @infoBMKG. Prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan