
Pemprov DKI Jakarta Tanggung Biaya Perawatan Rumah Sakit Korban Ledakan di SMAN 72
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan kebijakan untuk menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit dari para korban ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Jumat (7/11/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Dalam situasi seperti ini, pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit. Secara sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI,” ujar Pramono.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut tidak hanya terbatas pada rumah sakit tertentu, tetapi juga mencakup rumah sakit lainnya. “Di mana pun yang terjadi, pokoknya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI apakah di rumah sakit ini atau rumah sakit lainnya dan sebagainya,” tambahnya.
Pramono juga mengatakan bahwa dirinya telah meminta Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta Wali Kota untuk segera menangani masalah tersebut. Ia turut menyampaikan duka cita atas kejadian yang terjadi di SMAN 72 Jakarta.
“Pemerintah DKI Jakarta sungguh sangat berduka dengan kejadian di SMA 72,” kata Pramono.
Ledakan Terjadi di Masjid Sekolah
Ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat siang. Ledakan tersebut terjadi di masjid yang berada dalam lingkungan sekolah tersebut. Akibat peristiwa tersebut, puluhan orang mengalami luka-luka dan harus segera mendapatkan perawatan medis.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta sudah berhasil diketahui. Saat ini, pelaku sedang menjalani operasi karena luka yang diderita akibat ledakan tersebut.
“Salah satu yang saat ini melaksanakan operasi terduga pelaku,” ucapnya, Jumat dipantau dari Breaking News Kompas TV.
Penyidik Dalami Motif Pelaku
Saat ini, penyidik tengah mendalami motif pelaku melakukan ledakan tersebut. Salah satu hal yang menjadi fokus adalah temuan senjata mainan di lokasi kejadian.
“Itu jadi bagian yang kita dalami untuk mendalami motif, bagaimana yang bersangkutan merakit dan melaksanakan aksi,” tegasnya.
Selain itu, penyidik juga akan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak-pihak lain dalam kejadian ini. Proses penyelidikan dilakukan secara intensif untuk memastikan bahwa semua aspek kejadian dapat diungkap secara transparan dan akurat.
Tindakan Lanjutan
Pemerintah DKI Jakarta juga akan terus memantau perkembangan kondisi para korban dan memastikan bahwa mereka menerima perawatan yang optimal. Selain itu, pihak sekolah dan instansi terkait akan bekerja sama untuk memperbaiki fasilitas dan meningkatkan keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.