Pramono Anung Terjaga Malam Karena Proyek Monorel Tidak Selesai

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Pramono Anung Terjaga Malam Karena Proyek Monorel Tidak Selesai


aiotrade.app.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui bahwa proyek pembangunan monorel yang sudah berlangsung sejak 2002 hingga saat ini masih belum selesai. Hal tersebut membuatnya sulit untuk tidur nyenyak.

“Saya saat itu mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri meninjau pembangunan monorel, dan hingga hari ini belum juga tuntas,” kata Pramono di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pria yang akrab disapa Pram itu menyampaikan harapan agar pembangunan moda transportasi berbasis rel tersebut segera dilanjutkan dan diselesaikan. Ia juga menunjukkan keinginan untuk melanjutkan pekerjaan yang telah dirintis oleh gubernur-gubernur sebelumnya.

Selain monorel, Pramono juga menyebutkan bahwa pembangunan RS Sumber Waras akan segera dimulai kembali. Ia memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, terutama Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang mendukung program pembangunan rumah sakit tersebut.

“Dulu kasus monorel dan RS Sumber Waras ini menghebohkan. Kami ingin menyelesaikan pembangunan kedua proyek ini,” ujar Pram.

Meski begitu, ia menekankan bahwa pembangunan Jakarta tidak bisa dilakukan sendirian, tetapi membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Membangun Jakarta tidak bisa sendirian, kemitraan menjadi kunci,” tegas Pramono.

Pada Senin (27/10/2025), Pramono berencana meninjau proyek pembangunan RS Sumber Waras. “Saya akan meninjau jalan yang tidak rata di Penjaringan dan RS Sumber Waras,” ucapnya.

Sebelumnya, Pramono menargetkan pembersihan tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan hingga Jalan Asia Afrika bisa selesai pada 2026. Dirinya sudah berdiskusi dengan pihak PT Adhi Karya, di mana pembersihan tiang monorel mangkrak itu akan dimulai pada Januari 2026.

“Untuk monorel, tentunya kami sudah berbicara dengan Adhi Karya, tetapi nanti apa hasil pembicaraannya, silakan tanyakan kepada Adhi Karya. Tetapi, kami sudah merencanakan. Mudah-mudahan Januari segera bisa kita mulai dan tahun 2026 bisa selesai,” ujarnya.

Jika tiang-tiang tersebut sudah dibersihkan, dia berharap Jakarta, terutama daerah Rasuna Said bisa menjadi lebih baik dan rapi. Atas tekadnya tersebut, Pramono pun menempuh berbagai cara untuk membersihkan tiang monorel yang dinilainya mengganggu keindahan ibu kota.

Salah satunya adalah dengan datang dan berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi Jakarta hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lebih lanjut, Pramono juga menegaskan bahwa ia tak hanya akan merapikan kawasan Jakarta Pusat saja. Daerah-daerah lain di Jakarta juga akan ia perhatikan secara merata.

“Sekarang di daerah-daerah, kalau dilihat termasuk ketika tadi datang ke tempat ini (Jakarta Timur), kolong-kolong jalan tol, kemudian di bawahnya, saya sudah minta untuk dilakukan perbaikan, termasuk dibuatkan grafiti, mural, taman-taman yang ada,” jelas Pramono.

Dalam waktu dekat, lanjut Pramono, dirinya akan banyak meresmikan taman-taman kecil sebagai Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

“Memang tidak luas, tetapi sangat berguna bagi masyarakat seperti Taman Bugar yang beberapa waktu lalu kami resmikan,” katanya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan