Pramono: Bullying dan Perundungan Harus Berhenti!

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 10x dilihat
Pramono: Bullying dan Perundungan Harus Berhenti!

Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Mengenai Perundungan di Sekolah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah tidak boleh terulang kembali. Pernyataan ini disampaikan setelah terjadi insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025).

“Yang paling utama, hal-hal yang bersifat perundungan atau bullying tidak boleh terulang kembali. Karena ini bisa menjadi motivasi atau pemicu,” ujar Pramono saat berada di Balai Kota Jakarta, Senin (10/11/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Masih Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Pramono menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait penyebab ledakan tersebut. Ia menyatakan bahwa penyelidikan sepenuhnya berada di tangan kepolisian.

“Sampai hari ini, karena ini yang berwenang sepenuhnya adalah kepolisian, mari kita tunggu bersama-sama apa yang sebenarnya terjadi. Jadi untuk itu saya tidak komentar, tetapi sekali lagi kita tunggu apa yang menjadi temuan yang sebenarnya,” katanya.

Dukungan Penuh terhadap Pembatasan Penggunaan Game Online

Selain itu, Pramono juga mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang ingin membatasi penggunaan game online khususnya PUBG untuk pelajar. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap kasus ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta beberapa waktu lalu.

“Tentunya pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya apa yang menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatasi agar persoalan yang terjadi di SMA 72 tidak terulang kembali,” ujarnya di Balai Kota, Senin (10/11/2025).

Menyambut Kebijakan Pemerintah Pusat

Pramono menjelaskan bahwa saat kejadian, ia langsung terjun ke lokasi kejadian di SMA N 72 dan berdialog dengan para korban di rumah sakit. Ia menekankan pentingnya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Intinya adalah memang ini tidak boleh terulang kembali sehingga apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat, pemerintah Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya,” ujarnya.

Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta

Diketahui bahwa ledakan terjadi di SMA Negeri 72 Semarang pada Jumat (7/11/2025) siang yang menyebabkan puluhan korban luka. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa dugaan terkait terduga pelaku ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta sebagai korban perundungan atau bullying masih didalami oleh pihak kepolisian. Kapolri memastikan bahwa pelaku ledakan tersebut adalah siswa dari sekolah itu sendiri.

“Ditemukan beberapa bukti pendukung yang tentunya ini sedang kita kumpulkan. Ada tulisan kemudian ada barang bukti serbuk yang diperkirakan bisa menimbulkan potensi terjadinya ledakan, catatan-catatan lain kita kumpulkan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat konferensi pers di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Terduga Pelaku Peledakan di SMA 72 Disebut Sulit Bersosialisasi

Setelah kejadian di SMA 72, masyarakat berharap tidak ada lagi insiden serupa di sekolah-sekolah lain. Siswa-siswa yang terlibat dalam kejadian tersebut kembali ke sekolah dan menjelaskan kondisi mereka setelah ledakan terjadi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan