Pramono Dukung Prabowo Batasi Game Perang Pasca Ledakan Jakarta

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 27x dilihat
Pramono Dukung Prabowo Batasi Game Perang Pasca Ledakan Jakarta

Pendukungan Gubernur DKI Jakarta terhadap Pembatasan Game Online Bertema Perang

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah pusat untuk membatasi game online yang bertemakan perang. Keputusan ini diambil setelah terjadi insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025). Pramono menilai bahwa pembatasan tersebut diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Tentunya pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya apa yang menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatasi agar persoalan yang terjadi di SMA 72 tidak terulang kembali,” ujar Pramono saat berada di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Pramono mengaku langsung mendatangi lokasi kejadian setelah insiden ledakan terjadi di SMAN 72 di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di sana, ia berdialog dengan para korban, yang sebagian besar adalah siswa sekolah negeri tersebut, termasuk mereka yang sedang dirawat di rumah sakit.

“Intinya adalah memang ini tidak boleh terulang kembali, sehingga apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat, pemerintah Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya,” tambah politikus PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara atau Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk membatasi game online usai peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta. Hal ini disampaikan Prasetyo usai Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/11/2025).

Prasetyo menyebut bahwa Prabowo juga memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk melaporkan perkembangan terbaru kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta. Menurut Prasetyo, Prabowo membahas pengaruh negatif game online terhadap generasi muda.

"Beliau tadi menyampaikan bahwa kita masih juga harus berpikir untuk membatasi dan mencoba bagaimana mencari jalan keluar terhadap pengaruh-pengaruh dari game-game online," kata Prasetyo Hadi dalam siaran Kompas TV di Jalan Kertanegara, Minggu (9/11/2025).

"Tidak menutup kemungkinan game-game online ini ada beberapa yang di situ ada hal-hal yang kurang baik, yang mungkin itu bisa mempengaruhi generasi kita ke depan."

Prasetyo menambahkan bahwa Prabowo menekankan perlunya menumbuhkan kepedulian sosial pada generasi muda. Salah satu caranya adalah melalui kegiatan Karang Taruna dan Pramuka.

Selain itu, Prabowo disebut mengapresiasi semua pihak yang cepat merespons insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, mulai dari penanganan korban hingga penyelidikan.

"Beliau menyampaikan terima kasih karena penanganan terhadap korban cukup cepat, sangat cepat. Kemudian juga penanganan di TKP, penyelidikan, dan sebagainya, juga menggali informasi sangat cepat," ujar Prasetyo.

Langkah-langkah yang Diperlukan

Dalam upaya mencegah terulangnya kejadian serupa, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya perlu melakukan langkah-langkah berikut:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif game online, terutama yang memiliki tema perang.
  • Melakukan pengawasan lebih ketat terhadap konten game online yang tersedia di pasar digital.
  • Mendorong pendidikan karakter kepada generasi muda melalui program seperti Karang Taruna dan Pramuka.
  • Meningkatkan kerja sama antara pemerintah dan lembaga pendidikan untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan sehat.
  • Meningkatkan fasilitas keamanan di sekolah-sekolah, terutama di daerah rawan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat mengurangi risiko kejadian serupa dan menjaga keamanan serta kesejahteraan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan