
aiotrade.app - Ruang terbuka hijau (RTH) masih sangat terbatas di Jakarta. Hal itu karena keterbatasan lahan kosong di Jakarta. Bila mengacu pada Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, standar ideal kota itu memiliki 30 persen RTH dari total luas wilayah.
Gubernur DKI Pramono Anung menuturkan, untuk menambah RTH, dia mendorong taman-taman kecil di berbagai wilayah Jakarta.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“RTH di Jakarta ini memang kurang, tetapi sudah ada peningkatan walaupun sedikit. Ketika awal menjabat, angkanya sekitar 5,7 persen, sekarang mungkin sudah di atas enam persen,” terangnya.
Menurutnya, penambahan RTH dengan pembangunan taman tidak harus berskala besar. Taman dengan luas 3.000 hingga 5.000 meter persegi dinilai sudah cukup untuk menghadirkan manfaat bagi warga, terutama anak-anak.
“Yang penting manfaatnya jadi ruang terbuka hijau dan tempat bermain bagi anak-anak Jakarta,” ucapnya.
Salah satu taman kecil yang baru-baru ini diresmikannya adalah Taman Bugar di Jakarta Barat. Lalu, ada juga taman di Kalibata yang dalam waktu dekat akan diresmikannya. Model serupa juga akan dikembangkannya di wilayah kota administrasi lainnya. Utamanya, di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.
Selain itu, Pram juga mendorong penambahan RTH dengan memanfaatkan area kolong tol untuk dijadikan taman hijau.
"Tiang-tiang penyangga tol juga kami minta dibuatkan taman di bawahnya. Di Jakarta Timur, ini sudah mulai dilakukan. Termasuk mural-mural untuk memberi nuansa hijau," katanya.
Pramono juga menyinggung upaya penataan di Pasar Burung Barito, yang menjadi bagian dari penataan Taman Ayodya, Leuser dan Langsat juga bertujuan untuk menambahkan RTH di Jakarta. Dia juga menyatakan telah menyiapkan tempat relokasi di Lenteng Agung yang lebih layak bagi para pedagang tersebut.
“Kami tetap melakukan perbaikan pembangunan (di tiga taman itu, Red). Itu bukan buat siapa-siapa. Ini untuk kebutuhan masyarakat supaya punya ruang terbuka hijau yang makin banyak,” jelasnya.