Prediksi Cuaca Maritim NTT 3 Hari Mendatang, Waspadai Gelombang Tinggi Perairan Selatan Sumba

Prediksi Cuaca Maritim NTT 3 Hari Mendatang, Waspadai Gelombang Tinggi Perairan Selatan Sumba
Prediksi Cuaca Maritim NTT 3 Hari Mendatang, Waspadai Gelombang Tinggi Perairan Selatan Sumba

Peringatan Dini Cuaca Maritim NTT untuk Tiga Hari ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca maritim di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku selama tiga hari ke depan, yaitu dari 23 hingga 26 April 2026. Peringatan ini dikeluarkan guna memastikan keselamatan nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir yang tinggal di wilayah tersebut.

BMKG menyarankan agar semua pihak yang beraktivitas di laut tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Di antaranya adalah gelombang laut dengan kategori tinggi yang mencapai ketinggian hingga 4 meter, khususnya di Perairan Selatan Sumba. Selain itu, BMKG juga mengingatkan para pelaut untuk mewaspadai gelombang sedang di beberapa perairan lainnya di wilayah NTT.

Berikut daftar perairan di NTT yang memiliki potensi gelombang sedang dan perlu diwaspadai:

  • Selat Sape Bagian Selatan
  • Perairan Utara Flores
  • Selat Flores - Lamakera
  • Selat Pantar
  • Selat Alor
  • Perairan Selatan Flores
  • Perairan Selatan Alor - Pantar
  • Selat Sumba Bagian Barat
  • Selat Sumba Bagian Timur
  • Laut Sawu
  • Selat Ombai
  • Perairan Utara Sabu - Raijua
  • Perairan Selatan Sabu - Raijua
  • Perairan Utara Timor
  • Perairan Utara Kupang - Rote
  • Selat Pukuafu
  • Perairan Selatan Timor - Rote
  • Perairan Taman Nasional Komodo

BMKG menjelaskan bahwa kondisi gelombang sedang hingga tinggi di perairan NTT dipengaruhi oleh pola sinoptik yang terjadi di wilayah tersebut. Berikut penjelasan lebih rinci mengenai kondisi sinoptik di NTT pada periode 23-26 April 2026:

  • Pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur umumnya bergerak dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar antara 8 hingga 35 knot.
  • Kecepatan angin tertinggi tercatat di beberapa perairan seperti Selat Sape bagian selatan, Selat Flores - Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, dan Perairan Selatan Timor-Rote. Kondisi ini dapat meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah tersebut.
  • Masyarakat juga diminta untuk waspada terhadap awan Cumulonimbus, yang biasanya tampak seperti bunga kol dan bisa menyebabkan perubahan arah serta kecepatan angin secara mendadak dan signifikan.

Kondisi cuaca yang tidak menentu ini sangat penting untuk diperhatikan, terutama bagi nelayan dan pengemudi kapal yang sering beraktivitas di perairan NTT. Dengan informasi yang diberikan oleh BMKG, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi yang mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.