Prediksi IHSG Hari Ini 3 Oktober 2025 Turun ke 7.894–7.959, Analis Sarankan Saham Pilihan

admin.aiotrade 03 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
Prediksi IHSG Hari Ini 3 Oktober 2025 Turun ke 7.894–7.959, Analis Sarankan Saham Pilihan
Prediksi IHSG Hari Ini 3 Oktober 2025 Turun ke 7.894–7.959, Analis Sarankan Saham Pilihan

Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami pelemahan pada akhir pekan ini, Jumat 3 Oktober 2025. Namun, meskipun ada risiko penurunan, peluang penguatan IHSG tetap terbuka. Dalam skenario terbaik, IHSG bisa mencoba menembus area 8.200–8.246.

Pada perdagangan Kamis 2 Oktober 2025, IHSG ditutup menguat sebesar 0,34% ke posisi 8.071. Penguatan ini didukung oleh volume beli yang mulai terlihat. Menurut analis dari MNC Sekuritas, pergerakan IHSG saat ini masih cenderung konsolidasi dalam jangka pendek. Oleh karena itu, arah pasar perlu dicermati dengan hati-hati.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG diproyeksikan berada di 8.005 dan 7.840, sedangkan resistansi diperkirakan berada di 8.155–8.192. Beberapa saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas adalah BBRI, ISAT, PANI, dan UNTR karena dinilai memiliki potensi teknikal positif.

Di sisi lain, JP Morgan Sekuritas meningkatkan target IHSG dalam 12 bulan ke depan menjadi level 8.600. Hal ini didasarkan pada optimisme terhadap potensi kembalinya arus modal asing. Tim analis JP Morgan mencatat bahwa IHSG telah menguat sebesar 27% dalam enam bulan terakhir dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di 8.125.

Namun, investor asing masih tercatat melakukan jual bersih hingga US$3 miliar. Hal ini menunjukkan tekanan dari sisi arus modal tetap perlu diwaspadai. Selain itu, faktor lain yang harus diperhatikan adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mendekati 2% setelah Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan.

Meski mempertahankan pandangan netral, JP Morgan menilai valuasi pasar Indonesia masih relatif menarik dengan price to earnings ratio (PER) di level 12 kali. Proyeksi mereka menyebutkan bahwa IHSG bisa mencapai 8.600 sebagai skenario dasar, 9.000 dalam skenario optimis, dan 6.600 dalam skenario pesimis.

Sebelumnya, JP Morgan memperkirakan IHSG bergerak di rentang 7.500–8.000 hingga akhir tahun. Namun, revisi terbaru menunjukkan tren lebih positif. Seiring dengan revisi tersebut, sejumlah sektor juga mengalami perubahan outlook. Salah satunya adalah sektor industrial yang dinaikkan dari netral menjadi overweight.

PT Astra International Tbk (ASII) menjadi salah satu emiten yang mendapat sentimen positif setelah upgrade sektor industri. Sementara itu, sektor energi justru diturunkan ke posisi downgrade karena proyeksi permintaan dan pasokan batu bara yang cenderung melemah.

JP Morgan tetap optimis pada sektor konsumer yang mendapat dukungan belanja pemerintah dan stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli masyarakat. Beberapa saham yang dianggap menarik adalah BBCA, AMRT, ICBP, MAPI, dan ISAT yang fokus pada pasar domestik dengan fundamental kuat.

Selain itu, saham GOTO juga dinilai memiliki potensi karena harganya mendekati level psikologis Rp50 per saham. Analis juga menyukai emiten yang sensitif terhadap penurunan suku bunga seperti ASII, CTRA, PWON, dan ANTM yang kerap menjadi proksi emas.

Dengan kondisi pasar yang dinamis, investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham unggulan dan memperhatikan pergerakan IHSG di level support maupun resistansi.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan