
Duel yang Penuh Makna
Pertandingan antara Madura United dan Persija Jakarta di pekan ke-10 Super League 2025/2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi biasa. Bagi Mauricio Souza, pelatih Persija Jakarta, pertandingan ini memiliki makna istimewa. Ia kembali ke tempat yang pernah menjadi rumahnya selama dua musim lalu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, pada Jumat (24/10) malam pukul 19.00 WIB. Meskipun secara teknis merupakan pertandingan biasa, bagi Souza, pertemuan ini memicu kenangan masa lalu yang penuh makna.
Kiprah Mauricio Souza Bersama Madura United
Mauricio Souza pernah menjabat sebagai pelatih Madura United FC selama dua musim terakhir. Ia mengarahkan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab dalam Liga 1 2023/2024. Selama masa kepemimpinannya, Laskar Sape Kerrab berhasil mencapai fase championship series dengan finis di urutan keempat Liga 1.
Namun, kisah sukses itu berakhir mendadak. Setelah memastikan tiket ke fase championship series, Souza memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Ia meninggalkan Laskar Sape Kerrab sebelum akhir musim, yang kemudian finish sebagai runner-up.
Kini, setelah dua tahun, Souza kembali ke Pamekasan, tetapi kali ini ia berada di sisi lawan. Ia datang bersama Persija Jakarta, yang telah meraih kemenangan atas Persebaya Surabaya (3-1) pekan lalu.
Persiapan yang Matang
Souza mengungkapkan bahwa persiapan timnya sangat baik. Meski waktu persiapan lebih singkat karena pertandingan melawan Persebaya dilakukan di Surabaya, semuanya berjalan sesuai rencana. Para pemain sangat termotivasi untuk meraih hasil positif.
"Persiapan kami sangat baik. Kami bermain di Surabaya pada hari Sabtu melawan Persebaya. Jadi, waktu persiapan kami lebih singkat. Tapi semuanya berjalan sesuai rencana. Para pemain sangat termotivasi," kata dia.
Keyakinan terhadap Keberhasilan Madura United
Meski kini menangani Persija Jakarta, Souza tidak meremehkan Madura United. Menurutnya, Laskar Sape Kerrab masih merupakan tim kuat. Hal ini dibuktikan dengan kemenangan Madura United atas Dewa United Banten FC di Banten International Stadium (BIS) pekan lalu.
"Kami tahu betapa sulitnya bermain di sini. Madura adalah kemenangan tandang yang hebat. Mereka memiliki tim yang sangat bagus. Kami sangat termotivasi. Kami tahu betapa pentingnya bagi kami untuk meraih tiga poin," jelas Souza.
Tekad Pelatih Madura United
Di sisi lain, pelatih Madura United, Alfredo Vera, bertekad untuk meraih kemenangan atas Persija. Ia ingin Laskar Sape Kerrab bisa meraih kemenangan pertama di kandang sendiri.
"Kami sudah berlatih dengan baik dan berharap bisa raih kemenangan lagi. Kami belum pernah dapat tiga poin itu di rumah," ucap Vera.
Catatan Pertemuan dan Performa Terakhir
Berikut catatan lima pertemuan terakhir antara Madura United dan Persija Jakarta:
- 6/4/2025: Madura United 1-0 Persija
- 6/11/2024: Persija 4-1 Madura United
- 21/7/2024: Madura United 1-2 Persija
- 22/2/2024: Persija 0-1 Madura United
- 13/8/2023: Madura United 2-0 Persija
Sementara itu, berikut catatan lima pertandingan terakhir Madura United:
- 16/10/2025: Dewa United FC 0-2 Madura United
- 25/9/2025: PSBS Biak 0-0 Madura United
- 19/9/2025: Malut United 4-1 Madura United
- 12/9/2025: Madura United 0-0 Bhayangkara FC
- 30/8/2025: Bali United 1-0 Madura United
Dan berikut catatan lima pertandingan terakhir Persija Jakarta:
- 18/10/2025: Persebaya Surabaya 1-3 Persija
- 28/9/2025: Borneo FC 3-1 Persija
- 21/9/2025: PSM Makassar 2-0 Persija
- 14/9/2025: Persija 1-1 Bali United
- 29/8/2025: Dewa United FC 1-3 Persija
Prediksi Pertandingan
Menurut prediksi aiotrade, peluang kemenangan Madura United adalah 40%, sedangkan Persija Jakarta memiliki peluang 60%.