
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Hashim Djojohadikusumo untuk memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Conference of the Parties (COP3) yang akan diadakan di Brasil pada 6 hingga 21 November 2025.
Pak Hashim akan menjadi utusan khusus presiden di bidang energi dan perubahan iklim, serta akan menjadi bagian dari delegasi Indonesia. "Saya akan mendampingi beliau. Saya juga mendengar bahwa Pak Hanif (Menteri Lingkungan Hidup) juga akan mendampingi," ujar Raja Juli kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 24 Oktober 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Hashim Djojohadikusumo merupakan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Perubahan Iklim. Menurut Raja Juli, Hashim akan berbicara dalam forum United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) pada 6–7 November 2025. Selain itu, ia juga akan menghadiri acara United for Wildlife Global Summit di Rio de Janeiro.
"(Acara itu) diorganisir oleh Prince William, Prince of Wales ya. Selain itu, ada juga roundtable business untuk follow-up Perpres 110 kemarin tentang karbon market," tambah Raja Juli.
Dalam pertemuan dengan Presiden Brasil, Presiden Prabowo menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat hadir dalam kegiatan COP30 yang akan diselenggarakan di Brasil pada 6 hingga 21 November 2025.
Prabowo menyampaikan permintaan maaf saat menerima Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka pada Kamis, 23 Oktober 2025. Namun, ia menegaskan akan mengirimkan delegasi kuat dari Indonesia untuk mengikuti rangkaian acara COP30.
"Saya tadi minta maaf mungkin saya sulit hadiri COP30 di Belem, Brasil. (Tapi) saya akan kirim delegasi yang kuat untuk hadiri itu dengan keputusan kita untuk mendukung inisiatif-inisiatif dari Brasil," kata Prabowo.
Presiden Prabowo menegaskan dukungannya terhadap Brasil sebagai pemimpin COP30 pada 2025. Ia mengapresiasi langkah COP30 yang membuat dana investasi untuk pelestarian hutan tropis.
"Saya menyampaikan bahwa Indonesia mendukung Brasil yang merintis dan kita mendukung Brasil, kita komitmen berapa dana yang Brasil akan investasi, maka Indonesia akan investasi di dana tersebut," ujarnya.
Tugas Delegasi Indonesia di COP30
Delegasi Indonesia akan melakukan beberapa hal penting selama menghadiri COP30. Berikut adalah beberapa poin utama yang akan dibahas:
-
Kolaborasi Internasional
Indonesia akan berpartisipasi dalam diskusi tentang kerja sama internasional dalam pengurangan emisi karbon dan perlindungan lingkungan. -
Pengembangan Pasar Karbon
Delegasi akan membahas implementasi Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang pasar karbon. Ini termasuk upaya untuk meningkatkan partisipasi sektor swasta dalam investasi hijau. -
Inisiatif Hutan Tropis
Indonesia akan menyampaikan dukungan terhadap inisiatif Brasil dalam menjaga hutan tropis, termasuk pendanaan untuk proyek konservasi dan restorasi ekosistem.
Peran Hashim Djojohadikusumo
Sebagai Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim akan memainkan peran sentral dalam negosiasi dan pembentukan kebijakan.
-
Presentasi di UNFCCC
Hashim akan memberikan pidato tentang strategi Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim, termasuk rencana transisi energi dan pengurangan emisi. -
Partisipasi di United for Wildlife Global Summit
Acara ini akan menjadi kesempatan untuk berdiskusi tentang perlindungan satwa liar dan konservasi alam.
Kesimpulan
Keberadaan delegasi Indonesia di COP30 menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan dan memperkuat kerja sama global. Dengan kepemimpinan Hashim Djojohadikusumo, Indonesia akan berkontribusi aktif dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk perubahan iklim.
Hendrik Yaputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.