Presiden Prabowo Peringatkan Bahaya Game Online, Pemerintah Akan Batasi?

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 11x dilihat
Presiden Prabowo Peringatkan Bahaya Game Online, Pemerintah Akan Batasi?
Presiden Prabowo Peringatkan Bahaya Game Online, Pemerintah Akan Batasi?

Presiden Prabowo Soroti Dampak Negatif Game Online pada Pelajar

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan kepedulian yang serius terhadap pengaruh game online terhadap kalangan pelajar. Hal ini disampaikan dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan pejabat negara di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Sabtu sore 8 November 2025.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas dua isu penting: insiden ledakan di SMA 72 Jakarta dan dampak negatif dari game online terhadap siswa.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peringatan tentang Bahaya Game Online

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meminta pemerintah untuk memikirkan langkah-langkah konkret dalam membatasi pengaruh game online terhadap pelajar. Ia menilai beberapa jenis game memiliki potensi besar dalam memengaruhi perilaku dan pola pikir anak-anak.

“Beliau tadi menyampaikan bahwa kita harus berpikir untuk membatasi dan mencari jalan keluar terhadap pengaruh dari game online,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Minggu 9 November 2025.

Menurut Prasetyo, game bergenre perang seperti PUBG menjadi salah satu contoh permainan yang perlu diwaspadai. Dalam game tersebut, pemain dengan mudah mempelajari jenis-jenis senjata dan tindakan kekerasan.

“Di situ jenis-jenis senjata mudah sekali dipelajari, dan ini bisa lebih berbahaya. Secara psikologis, mereka yang terbiasa melakukan kekerasan (di dalam game) bisa menganggap hal itu sebagai sesuatu yang biasa,” ujarnya.

Dari Game ke Kekerasan Nyata

Peringatan Presiden Prabowo muncul setelah insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025. Ledakan terjadi sekitar pukul 12.09 WIB di mushala lantai tiga sekolah saat Salat Jumat berlangsung, kemudian disusul ledakan kedua di area kantin.

Ledakan menyebabkan kaca pecah, kepulan asap tebal, serta melukai puluhan siswa dan guru. Polisi menemukan sejumlah barang bukti seperti bom rakitan, airsoft gun laras panjang, dan revolver di lokasi kejadian.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku ledakan merupakan siswa kelas 12 berusia 17 tahun. Ia dikenal pendiam dan sering menyendiri, serta diduga menjadi korban perundungan (bullying) di sekolahnya. Selain itu, pelaku disebut memiliki ketertarikan terhadap gambar dan video bertema kekerasan.

Isu Perundungan dan Keprihatinan Presiden

Selain soal game online, Presiden Prabowo juga menyoroti masalah perundungan di lingkungan sekolah. Ia menegaskan pentingnya perhatian dari pihak sekolah dan orang tua untuk mencegah kekerasan di antara siswa.

“Kita sampaikan sekali lagi, kalau berkenaan dengan masalah bullying, kita sebagai sesama anak bangsa harus menghindari hal-hal yang tidak baik atau berimplikasi buruk seperti aksi-aksi perundungan,” kata Prasetyo mengutip arahan Presiden.

Pernyataan Presiden ini mendapat perhatian publik karena disampaikan tak lama setelah kasus SMA 72 menjadi sorotan nasional. Pemerintah disebut akan menyiapkan langkah kebijakan lanjutan untuk menekan dampak negatif game online sekaligus memperkuat pengawasan terhadap perilaku pelajar.

Tindakan yang Akan Diambil

Hingga kini, belum ada keputusan resmi soal bentuk pembatasan game online yang dimaksud. Namun, arahan Presiden Prabowo menandakan adanya kemungkinan regulasi baru dari pemerintah untuk membatasi akses atau durasi bermain game di kalangan siswa.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan