Pria Bersamurai Ditangkap di Pontianak, Polisi Bongkar Motif Penganiayaan

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Pria Bersamurai Ditangkap di Pontianak, Polisi Bongkar Motif Penganiayaan
Pria Bersamurai Ditangkap di Pontianak, Polisi Bongkar Motif Penganiayaan

Pelaku Penganiayaan dengan Samurai Ditangkap

Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku dugaan kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam berupa samurai di kawasan Jeruju, Pontianak Barat. Peristiwa ini terjadi di Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, pada Minggu, 21 September 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Seorang pria yang dikenal dengan inisial DH (30) diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga bernama D (30). Korban mengalami luka bacok di bagian tangan kanannya setelah diserang menggunakan samurai. Kejadian ini dibenarkan oleh Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki Arif Wibowo melalui Kanit Reskrim Iptu Mujiono.

Peristiwa bermula pada Sabtu, 20 September 2025, sekitar pukul 23.30 WIB. Korban berniat pergi memancing bersama rekannya, Alau, di Gang Tri Dharma. Namun karena hujan deras, rencana tersebut ditunda hingga pagi hari. Sekitar pukul 03.00 WIB, rekan korban yaitu Kasmuri dan Efendi menyarankan agar menunggu hingga hujan reda sebelum berangkat.

Saat itu, korban berteduh di teras rumah milik saudara Abu. Di sana, korban sempat tertidur sejenak sebelum kejadian terjadi. Pada pukul 04.00 WIB, saat korban bangun dari tidurnya, pelaku tiba-tiba mendekatinya. Tanpa pemberitahuan, pelaku langsung membacok korban menggunakan samurai sepanjang satu meter.

"Awalnya korban hendak memancing bersama rekannya, namun karena hujan deras, rencana itu ditunda," jelas Iptu Mujiono saat dikonfirmasi pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Korban mengalami luka bacok di tangan sebelah kanan dan segera melapor ke Polsek Pontianak Barat. Setelah menerima laporan, Unit Reskrim segera melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku. Akhirnya, polisi berhasil mengetahui keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan di rumahnya yang berada di Jalan Komyos Sudarso, Gang Alpokat Indah, pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB.

"Pelaku kami amankan saat masih tertidur di rumahnya. Selanjutnya, yang bersangkutan kami bawa ke Polsek Pontianak Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Dalam proses penangkapan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah samurai bergagang karet hitam bercorak merah serta satu bilah sabit bergagang kayu yang diikat dengan karet ban.

Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Fakta-Fakta Terkait Kasus Penganiayaan

  • Lokasi kejadian: Jeruju Gang Tri Dharma, Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat
  • Waktu kejadian: Minggu, 21 September 2025
  • Pelaku: DH (30)
  • Korban: D (30)
  • Alat yang digunakan: Samurai sepanjang sekitar satu meter
  • Korban mengalami: Luka bacok di tangan sebelah kanan
  • Penangkapan pelaku: Dilakukan di rumahnya di Jalan Komyos Sudarso, Gang Alpokat Indah
  • Barang bukti yang diamankan:
  • Satu bilah samurai bergagang karet hitam bercorak merah
  • Satu bilah sabit bergagang kayu yang diikat dengan karet ban

Proses Penyelidikan dan Penangkapan

Setelah menerima laporan dari korban, Unit Reskrim Polsek Pontianak Barat segera melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku. Polisi berhasil menemukan keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan di rumahnya pada hari yang sama kejadian. Saat penangkapan, pelaku sedang tertidur dan tidak menunjukkan perlawanan.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan dalam kejahatan tersebut. Barang bukti ini sangat penting dalam proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan