Pria di Jalan Munif Rahman Palu Tewas Dianiaya, Diduga Karena Masalah Rumah Tangga

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Pria di Jalan Munif Rahman Palu Tewas Dianiaya, Diduga Karena Masalah Rumah Tangga
Pria di Jalan Munif Rahman Palu Tewas Dianiaya, Diduga Karena Masalah Rumah Tangga

Peristiwa Tragis di Palu: Seorang Pria Tewas Setelah Diduga Dihabisi

Seorang pria bernama Asrudin (41), warga Jalan Munif Rahman Lorong Bugis, Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, tewas setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat. Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat (7/11/2025) malam sekitar pukul 22.05 WITA di Jalan Munif Rahman, Kelurahan Kabonena, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Peristiwa ini bermula dari masalah rumah tangga antara korban dan mantan istrinya, L (42). Sebelum kejadian, sekitar pukul 10.30 WITA, korban mencoba menghubungi mantan istrinya untuk mengajak rujuk dan bertemu anaknya. Namun ajakan tersebut ditolak karena L telah memiliki akta cerai.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menjelang malam, sekitar pukul 21.30 WITA, korban kembali mengirim pesan suara kepada mantan istrinya dengan nada ancaman. Dalam pesan itu, korban menyebut akan membakar rumah mantan istrinya dan siap dipenjara seumur hidup.

Saat itu, L sedang dalam perjalanan dari Desa Lende, Kabupaten Donggala, dan meminta keponakannya berinisial R (26) untuk memeriksa keadaan rumahnya. Setibanya di lokasi, R yang berprofesi sebagai tukang cuci AC, mengajak temannya FR (22), seorang satpam toko handphone di Jalan H. Hayun, untuk ikut menemaninya.

Keduanya kemudian mendatangi korban di Jalan Munif Rahman dan diduga terjadi perkelahian yang berujung pada penganiayaan berat. Korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Penanganan oleh Pihak Berwajib

Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, dua orang terduga pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif.

“Kami dari Polresta Palu telah mengamankan terduga pelaku, melakukan olah TKP, serta memastikan proses penyidikan berjalan transparan dan profesional,” ujar Kombes Deny Abrahams.

Ia menambahkan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan motif penganiayaan dipicu persoalan keluarga antara korban dan mantan istrinya. “Korban mengalami luka serius akibat penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia. Kami mengimbau masyarakat di wilayah Kecamatan Ulujadi dan Palu Barat agar tetap tenang. Situasi saat ini aman dan kondusif,” tambahnya.

Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

Pihak kepolisian kini terus mendalami peran masing-masing pelaku untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Kedua terduga pelaku, berinisial R dan F, telah diamankan di Mapolresta Palu untuk penyelidikan lebih lanjut.

Fakta-Fakta Penting yang Terungkap

  • Waktu kejadian: Jumat (7/11/2025) malam sekitar pukul 22.05 WITA.
  • Tempat kejadian: Jalan Munif Rahman, Kelurahan Kabonena, Kota Palu.
  • Pelaku: Dua orang berinisial R dan F.
  • Motif: Persoalan rumah tangga antara korban dan mantan istrinya.
  • Tindakan polisi: Mengamankan pelaku, melakukan olah TKP, dan memastikan proses penyidikan transparan dan profesional.

Kondisi Saat Ini

Saat ini, situasi di wilayah Kecamatan Ulujadi dan Palu Barat terbilang aman dan kondusif. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kekacauan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan