Prima Salam Sebut Palembang sebagai Sumbu Ekonomi Regional Sumsel

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Prima Salam Sebut Palembang sebagai Sumbu Ekonomi Regional Sumsel
Prima Salam Sebut Palembang sebagai Sumbu Ekonomi Regional Sumsel

Peran Penting Palembang dalam Ekonomi Regional Sumatera Selatan

Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, hadir dalam Dialog Interaktif Gebrakan Sang Pemimpin di Hotel Novotel pada Jumat (24/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa kota Palembang bukan hanya sebagai ibu kota administratif, tetapi juga sebagai sumbu utama yang menggerakkan roda perdagangan dan ekonomi regional Sumatera Selatan.

Menurut Prima, meskipun produksi beras Palembang hanya memenuhi kurang dari 10 persen kebutuhan lokal, kota ini menjadi simpul vital distribusi, logistik, dan gerbang ekspor bagi seluruh hasil bumi Sumsel. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Palembang mencapai Rp 208,19 triliun, menyumbang lebih dari 32 persen total PDRB provinsi. Angka ini membuktikan peran Palembang sebagai motor ekonomi regional.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fokus Palembang tidak pada produksi pertanian skala besar, melainkan pada efisiensi distribusi, hilirisasi, dan inovasi perdagangan, ujar Prima Salam.

Lokasi Strategis dan Fungsi Pelabuhan

Palembang menempati posisi strategis di tepi Sungai Musi. Hal ini menjadikannya pusat konsolidasi hasil bumi dari kabupaten-kabupaten penyangga seperti Banyuasin, OKU, dan Lahat. Komoditas utama seperti 2,56 juta ton padi dan 162 ribu ton kopi robusta yang diproduksi Sumsel sebagian besar disalurkan melalui jaringan logistik di Palembang.

"Peran ini diperkuat dengan fungsi Pelabuhan Boom Baru dan Sungai Lais sebagai gerbang ekspor," kata dia.

Inovasi dan Penguatan UMKM Lokal

Palembang juga menjadi sentra hilirisasi hasil pertanian. Data Dinas Koperasi dan UMKM 2024 mencatat ada lebih dari 93 ribu unit usaha aktif, di mana 35 persen bergerak di sektor pengolahan pangan. UMKM ini mengubah beras dari OKU Timur menjadi beras kemasan dan kopi robusta dari Semendo/Lahat menjadi kopi bubuk kemasan, meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Untuk mendukung sektor ini, Pemerintah Kota meluncurkan program prioritas PALEMBANG PEDULI yang fokus pada pengembangan UMKM, termasuk subsidi bunga pinjaman dan perluasan pasar melalui digitalisasi.

Pengembangan Aplikasi "WONG DAGANG"

Terbaru, Dinas Perdagangan Palembang tengah mengembangkan aplikasi WONG DAGANG, sebuah platform e-commerce lokal yang akan menghubungkan pasar tradisional, UMKM, dan konsumen secara digital.

Wong Dagang adalah upaya Palembang untuk mendorong transformasi ekonomi digital. Ini akan memperkuat daya saing pedagang lokal dan mendukung ketahanan pangan dari sisi distribusi, tambah Wakil Walikota.

Tantangan dan Solusi

Diakui Prima, tantangan utama kota ini adalah memastikan pasokan, distribusi, dan harga pangan tetap stabil, bukan pada peningkatan produksi. Melalui sinergi kebijakan, penguatan infrastruktur pasar rakyat (19 pasar milik pemerintah dan puluhan pasar swasta), serta inovasi digital, Palembang menegaskan posisinya sebagai pilarnya sistem pangan Sumsel.

"Palembang motor penggerak yang menghubungkan lumbung pangan di kabupaten dengan pasar konsumen dan ekspor internasional," tukasnya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan