
Kunjungan Kepala SKK Migas ke Lapangan Pendalian
Kunjungan yang dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, ke Lapangan Pendalian, Blok West Kampar, di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, menandai pentingnya peran perusahaan dalam mendukung target produksi minyak nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Djoko memberikan apresiasi kepada PT APG Westkampar Indonesia (APGWI) atas prestasi yang dicapai. Perusahaan ini berhasil meningkatkan produksi minyak hingga melebihi 1.000 barel minyak per hari (BOPD). Pencapaian ini menjadi bukti dari manajemen operasi yang baik serta komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan potensi lapangan migas.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Peningkatan produksi di Lapangan Pendalian yang melebihi 1.000 BOPD adalah pencapaian yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa dengan manajemen yang baik, efisiensi, dan inovasi, lapangan migas bisa memberikan kontribusi besar terhadap target produksi tahunan nasional,” ujar Djoko Siswanto pada Selasa, 23 Desember 2025.
Strategi yang Membawa Peningkatan Produksi
Keberhasilan APGWI dalam meningkatkan produksi minyak tidak terjadi secara tiba-tiba. Beberapa langkah strategis telah diambil, antara lain:
- Pengoptimalan sumur produksi
- Peningkatan keandalan fasilitas
- Penerapan teknologi dan praktik operasional yang efisien, sambil tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan
Manajemen APGWI menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah, khususnya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan SKK Migas, dalam mendukung kelangsungan operasi perusahaan.
Program Reaktivasi dan Pengembangan Sumur
Direktur Utama PT APG Westkampar Indonesia, Adi Prasetyana, menjelaskan bahwa peningkatan output dilakukan melalui program reaktivasi dan pengembangan sumur. Dengan demikian, jumlah sumur yang dikelola oleh APGWI saat ini mencapai 12 sumur.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mengoptimalkan Lapangan Pendalian agar dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi minyak,” tambah Adi.
Komitmen untuk Ketahanan Energi Nasional
Sebagai perusahaan minyak nasional yang beroperasi di wilayah Rokan Hulu, APGWI telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Produksi awal ketika perusahaan mengambil alih lapangan pada Januari 2023 hanya sekitar 200 BOPD, namun kini terus meningkat hingga lebih dari 1.000 BOPD.
APGWI berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan usaha dengan efisien, aman, dan berkelanjutan, serta berkontribusi secara aktif dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meski telah mencapai target produksi yang tinggi, APGWI tetap memiliki tantangan dalam menjaga stabilitas produksi dan menghadapi dinamika pasar minyak global. Untuk itu, perusahaan akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi guna memastikan konsistensi hasil.
Selain itu, APGWI juga berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat setempat dalam kegiatan operasional perusahaan, termasuk melalui pelatihan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, APGWI diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi seluruh pihak.