Produksi Migas Medco Diproyeksikan Capai 160 Mboepd, Didorong Akuisisi PI Corridor

admin.aiotrade 16 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Produksi Migas Medco Diproyeksikan Capai 160 Mboepd, Didorong Akuisisi PI Corridor


aiotrade,
BANDUNG — PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menyatakan keyakinan bahwa produksi minyak dan gas bumi (migas) perusahaan akan mencapai 160 juta barrel oil equivalent per day (mboepd) pada akhir tahun 2025. Target ini lebih tinggi dibandingkan realisasi produksi migas yang tercatat sebesar 150 mboepd pada kuartal III/2025.

Amri Siahaan, Direktur & Chief Administrative Officer Medco Energi, menunjukkan optimisme perusahaan dalam meningkatkan produksi migas setelah mengakuisisi 24% Participating Interest (PI) di Corridor PSC dari Repsol E&P S.à r.l. Selain itu, MEDC juga baru saja mengambil alih 45% PI serta hak pengelolaan (operating interest) di Sakakemang PSC.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Pada akhir tahun ini, kami memperkirakan produksi berada di kisaran 155-160 mboepd karena telah mengambil PI dari Repsol di Corridor sebesar 24%. Sekarang, di Corridor, Medco memiliki 70%, sedangkan 30% sisanya milik Pertamina,” ujar Amri dalam acara Media Briefing di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, Sabtu (15/11/2025).

Selain itu, Amri menyebutkan bahwa pada tahun ini, pihaknya mencatat sejumlah pencapaian penting. Salah satunya adalah keberhasilan pengembangan lapangan migas Forel dan Terubuk di South Natuna Sea Block B. Di sisi lain, Medco E&P berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca lebih dari 1,5 juta ton CO2e dibandingkan base year 2019, hasil dari efisiensi operasi dan program dekarbonisasi berkelanjutan.

“Kami memperkuat portofolio migas nasional dengan proyek bernilai tinggi dan sekaligus mempercepat pengembangan energi rendah karbon,” tambah Amri.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan semester I/2025, Medco membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar US$37,36 juta. Laba bersih tersebut turun 81,52% year-on-year (YoY) dari US$202,27 juta pada semester I/2024.

Penurunan laba tersebut sejalan dengan penurunan penjualan yang hanya tipis, yaitu sebesar US$1,13 miliar dibanding US$1,16 miliar pada periode semester I/2024.

Dalam kesempatan terpisah, Amri menjelaskan bahwa strategi perseroan untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan ke depan adalah dengan banyak mengandalkan akuisisi-akuisisi.

“Strategi ini tidak pernah berhenti. Kami rutin mempelajari dan mengevaluasi setiap kesempatan yang ada. Selama ini, kami juga memiliki rekam jejak akuisisi yang baik, termasuk kemarin mengakuisisi Repsol di Corridor,” katanya beberapa waktu lalu.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan