Produsen Makanan Perkuat Kerja Sama dengan BPOM untuk Jaminan Kualitas dan Keamanan Pangan

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Produsen Makanan Perkuat Kerja Sama dengan BPOM untuk Jaminan Kualitas dan Keamanan Pangan

Peran BPOM dalam Menjaga Kualitas dan Keamanan Produk Makanan dan Minuman

Industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia terus berupaya untuk menjaga kualitas dan keamanan produknya. Para pelaku industri kini mempererat kolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan standar pemerintah. Hal ini menjadi langkah penting dalam memenuhi harapan konsumen dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa ada empat aspek utama yang harus dipenuhi oleh pelaku industri pangan olahan nasional. "Keamanan dan kualitas produk, kontribusi terhadap ekonomi dan pangan lokal, daya saing global, serta keberlanjutan adalah pilar utama yang harus dijaga," ujarnya saat mengunjungi fasilitas produksi sosis ayam dan sapi PT So Good Food di Sidoarjo, Jumat (24/10).

Ia menambahkan bahwa BPOM mendorong pelaku usaha untuk memperluas pasar internasional dengan meningkatkan ekspor produk. Namun, ia menekankan pentingnya memenuhi regulasi dan standar negara tujuan ekspor. "Industri harus siap mengantisipasi isu-isu keamanan pangan global," tegasnya.

Taruna juga menekankan bahwa produsen pangan memegang tanggung jawab utama dalam menjamin mutu dan keamanan produknya. Salah satu kewajiban penting adalah memiliki sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), serta memenuhi standar perizinan, sertifikasi, dan kandungan gizi sebelum produk beredar di pasaran.

"Standar keamanan pangan akan lebih ketat, terutama untuk produk siap santap. Konsumen seharusnya bisa mengonsumsi makanan tanpa proses pemasakan tambahan. Karena itu, kami memastikan PT So Good Food menerapkan praktik terbaik di setiap rantai produksinya," tambahnya.

Komitmen PT So Good Food dalam Memenuhi Standar Kualitas

Direktur PT So Good Food, Ahmad Komara, menyambut baik arahan tersebut. Pihaknya berkomitmen menjaga kualitas produk hingga ke tangan konsumen melalui penerapan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Prinsip ini menjadi dasar dalam pengembangan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

"Kami berharap kerja sama dengan BPOM semakin kuat agar kami bisa menghadirkan produk pangan beku yang aman, bergizi, dan tepercaya bagi masyarakat Indonesia," ujar Rachmat Indrajaya, Direktur JAPFA, induk usaha PT So Good Food.

Langkah-Langkah untuk Meningkatkan Kualitas Produk

Untuk mencapai standar kualitas yang tinggi, PT So Good Food melakukan beberapa langkah strategis. Berikut beberapa upaya yang dilakukan:

  • Penerapan CPPOB: Perusahaan memastikan bahwa seluruh proses produksi sesuai dengan standar cara produksi pangan olahan yang baik.
  • Sertifikasi dan Perizinan: Setiap produk yang dikeluarkan telah melalui proses sertifikasi dan perizinan yang diperlukan.
  • Pengujian Gizi: Produk yang dihasilkan juga diuji kandungan gizinya untuk memastikan bahwa produk tetap bergizi dan sehat.
  • Pengawasan Berkala: BPOM melakukan pengawasan berkala untuk memastikan bahwa perusahaan tetap mematuhi standar yang ditetapkan.

Pentingnya Kolaborasi antara BPOM dan Industri Pangan

Kolaborasi antara BPOM dan industri pangan sangat penting dalam menjaga kualitas dan keamanan produk. Dengan adanya kerja sama yang kuat, industri dapat memenuhi standar yang ditetapkan dan memberikan produk yang aman serta bermutu kepada konsumen.

Selain itu, kerja sama ini juga membantu industri dalam memperluas pasar, baik secara nasional maupun internasional. Dengan memenuhi regulasi dan standar negara tujuan ekspor, industri pangan Indonesia dapat meningkatkan daya saing di pasar global.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun ada tantangan dalam menjaga kualitas dan keamanan produk, industri pangan Indonesia memiliki banyak peluang untuk berkembang. Dengan inovasi dan peningkatan kualitas, produk lokal dapat bersaing dengan produk impor.

Perusahaan seperti PT So Good Food juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka. Dengan dukungan dari BPOM, industri pangan Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan