
Ahmed menjadi sorotan setelah bertindak sebagai pahlawan yang berhasil menangkap senjata pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada hari Minggu (14/12/2025). Aksinya yang berani mencuri perhatian banyak orang, terutama karena ia mampu melumpuhkan satu pelaku dan merampas senjata dari belakang.
Awalnya, Ahmed mengarahkan senjata kepada pelaku, yang kemudian mundur ke arah jembatan. Saat itu juga, seorang polisi tiba di lokasi kejadian dan menembak dari belakang. Tindakan heroik Ahmed mendapat apresiasi tinggi dari warganet, yang menyebutnya sebagai pahlawan Australia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Seorang pahlawan Australia (warga sipil) merebut senjata dari pelaku penembakan dan melucutinya. Beberapa orang memang berani,” tulis salah satu pengguna media sosial X.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese juga memberikan pujian atas keberanian Ahmed. Ia menyampaikan bahwa aksi Ahmed telah menyelamatkan banyak nyawa.
Profil Ahmed yang Melumpuhkan Penembak di Australia
Setelah kejadian tersebut, Ahmed harus menjalani operasi karena tangannya terkena tembakan hingga berdarah. Ia dibantu oleh orang lain untuk berjalan.
Ahmed adalah pemilik toko buah di Sutherland, sebuah kawasan pinggiran Sydney. Ia seorang ayah berusia 43 tahun yang memiliki dua anak. Menurut ayahnya, Ahmed selalu bersedia melakukan apa saja untuk melindungi siapa pun tanpa memandang keyakinan atau latar belakang.
“Dia tidak membeda-bedakan antara satu kewarganegaraan dengan yang lain. Terutama di sini di Australia, tidak ada perbedaan antara satu warga negara dengan warga negara lainnya,” ujar sang ayah.
Saat ini, keluarga Ahmed masih menunggu ahli bedah untuk mengeluarkan peluru dari tubuh putranya. Diduga beberapa peluru telah menembus jauh ke dalam tulang.
Kejadian Saat Minum Kopi
Menurut keterangan orang tuanya, Ahmed sedang minum kopi bersama temannya saat kejadian terjadi. Ia mendengar suara tembakan dan melihat pelaku penembakan bersembunyi di balik pohon karena kehabisan amunisi.
Ahmed kemudian mendekati dari belakang dan berhasil merebut senjata dari tangan pria tersebut.
“Pada saat yang sama, teman pelaku berada di jembatan, sepertinya dia membawa senapan sniper, atau saya tidak tahu, dia mencoba membunuh dan bahunya,” ujar sang ayah.
Kesimpulan
Aksi Ahmed yang berani telah menjadi contoh nyata tentang keberanian dan kesadaran akan pentingnya melindungi sesama. Meskipun harus menjalani operasi tangan setelah terkena tembakan, aksinya tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Kejadian ini juga mengingatkan kita akan pentingnya kehadiran orang-orang seperti Ahmed yang siap bertindak ketika diperlukan. Dengan tindakan cepat dan berani, mereka bisa menyelamatkan nyawa dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua orang.