
Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap Bupati Ponorogo
Korupsi sering kali menjadi isu yang menggemparkan masyarakat, terutama ketika melibatkan pejabat tinggi. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko. OTT tersebut dilakukan pada Jumat (7/11) dan saat ini Bupati Ponorogo sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi bahwa Bupati Ponorogo memang diamankan. "Benar (Bupati Ponorogo diamankan)," ujar Fitroh. Ia menyebut bahwa OTT ini diduga berkaitan dengan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. "Mutasi dan promosi jabatan," tambah Fitroh.
Sementara itu, juru bicara KPK Budi Prasetyo juga membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan Bupati Ponorogo dalam operasi senyap di wilayah Ponorogo. "Salah satu pihak yang diamankan Bupati Ponorogo," tegas Budi. Saat ini, tim penindakan KPK masih berada di lapangan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Profil Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
Sugiri Sancoko adalah salah satu figur politik yang cukup dikenal di Jawa Timur. Karier politiknya dimulai dari bawah hingga akhirnya dipercaya memimpin tanah kelahirannya, Ponorogo. Lahir di Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, pada 26 Februari 1971, Sugiri menapaki jalan politik secara konsisten.
Sebagai politikus PDI Perjuangan, partai yang menjadi rumah politiknya hingga kini, Sugiri pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama dua periode, yakni 2009–2014 dan 2014–2019. Setelah dua periode di legislatif, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Ponorogo pada Pilkada 2020, berpasangan dengan Lisdyarita sebagai wakilnya. Pasangan ini berhasil memenangkan kontestasi dan resmi dilantik pada 26 Februari 2021.
Selama masa pemerintahannya, Sugiri menunjukkan kebijakan yang menonjol, salah satunya adalah pelestarian budaya Reog Ponorogo. Ia memperjuangkan agar budaya tersebut diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Selain fokus pada sektor budaya dan lingkungan, Sugiri juga mengarahkan pemerintahannya pada penguatan ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
Sugiri Sancoko kembali melanjutkan kepemimpinannya setelah dilantik untuk periode kedua 2025–2030 bersama Lisdyarita. Namun, kini kiprahnya sebagai kepala daerah harus berujung pada OTT KPK. Lembaga antirasuah mengamankan Sugiri di Ponorogo, Jatim terkait dugaan rasuah jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo.
Penyelidikan Lebih Lanjut
Hingga saat ini, KPK belum membeberkan siapa saja, selain Bupati Ponorogo yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. Tim penindakan KPK masih terus bekerja di wilayah Ponorogo untuk mengumpulkan bukti-bukti yang relevan. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan tentang dugaan korupsi yang terjadi.
Operasi ini menunjukkan komitmen KPK dalam memberantas korupsi di berbagai lapisan pemerintahan. Dengan adanya OTT seperti ini, diharapkan bisa menjadi efek jera bagi para pelaku korupsi dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam pemerintahan.
Kesimpulan
Peristiwa OTT terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjadi peringatan bahwa tidak ada yang kebal dari hukum. Meski memiliki pengaruh besar dalam pemerintahan, korupsi tetap akan ditangani dengan tegas oleh lembaga antirasuah. Semoga proses hukum yang sedang berlangsung dapat memberikan keadilan bagi rakyat dan menjaga integritas pemerintahan daerah.