
Kabar Duka: Djoko Riyanto, Suami Wali Kota Semarang, Meninggal Dunia
Semarang – Sebuah kabar duka datang dari keluarga Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Suaminya, Djoko Riyanto, anggota Komisi C DPRD Kota Semarang dan kader PDI Perjuangan, meninggal dunia pada hari Minggu (9/11/2025). Kepergian almarhum menimbulkan rasa duka yang mendalam di kalangan masyarakat dan rekan-rekannya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan belasungkawa yang tulus atas kepergian Djoko Riyanto. Ia menilai almarhum bukan hanya sebagai suami dari Wali Kota Semarang, tetapi juga seorang kader partai yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kita semua kehilangan ya, karena Mas Djoko itu selain sebagai suami Ibu Wali Kota, beliau adalah anggota Fraksi PDI Perjuangan, juga ketua PAC PDI di wilayah Kecamatan Banyumanik," kata Hendi, panggilan akrab Hendrar Prihadi.
Ia menekankan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat berkomitmen dalam menjalankan tugas politiknya. "Beliau figur yang bagus, beliau orang yang berkomitmen terutama merawat konstituen, merawat struktural di bawahnya, beliau lakukan itu dengan baik. Kita tahu beliau kemudian sakit," ujarnya.
Hendi juga menyebutkan bahwa jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan Kota Semarang akan segera melayat ke rumah duka. "Semuanya saya rasa tadi sudah koordinasi, sedang bergerak ke rumah duka. Kan rencananya akan dimakamkan sekitar pukul 17.00 WIB, nggih," terangnya.
Terkait kehadiran tokoh-tokoh partai di pemakaman, Hendi mengaku belum menerima informasi lebih lanjut. Namun, ia berharap agar kehadiran para tokoh dapat memberikan dukungan kepada keluarga almarhum.
Informasi Terkini Mengenai Kematian Djoko Riyanto
Kabar duka ini telah menyebar luas melalui berbagai grup WhatsApp dan media sosial di Kota Semarang sejak pagi hari. Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Semarang, Siswo Purnomo, membenarkan informasi tersebut.
Menurutnya, Djoko Riyanto mengalami sakit jantung dan dirawat di rumah sakit selama 1,5 bulan. "Beliau sakit jantung, (dirawat di rumah sakit) 1,5 bulan," terang Ipung, sapaan akrab Siswo Purnomo.
Djoko Riyanto lahir di Klaten dan meninggal di usia 56 tahun. Ia telah menjadi anggota DPRD selama 4 periode sejak 9 tahun yang lalu. Sayangnya, penyebab kematian almarhum masih belum diketahui secara pasti.
Selain itu, Djoko Riyanto dikenal memiliki tiga orang anak dan satu menantu serta satu cucu. Keluarganya kini tengah berduka atas kepergian almarhum.