
Profil dan Rekam Jejak Laksda Rudhi Aviantara
Laksda TNI Rudhi Aviantara adalah salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang memiliki karier yang sangat mengesankan. Ia kini menjabat sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), posisi yang menandai puncak dari pengabdiannya dalam dunia militer.
Latar Belakang dan Pendidikan
Laksda Rudhi Aviantara lahir di Kuningan, Jawa Barat, pada 11 Mei 1970. Sebagai seorang perwira dari Korps Pelaut, ia telah membuktikan kemampuannya sejak awal kariernya. Rudhi lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL) pada tahun 1993, yang menjadi fondasi penting untuk perjalanan karier militernya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Jabatan dan Tanggung Jawab
Saat ini, Rudhi Aviantara menjabat sebagai Pangkolinlamil, yang merupakan salah satu Komando Utama TNI Angkatan Laut. Komando ini bermarkas besar di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tugas utama Kolinlamil meliputi membina kemampuan sistem angkutan laut militer, membina potensi angkutan laut nasional untuk kepentingan pertahanan negara, serta melaksanakan angkutan laut TNI dan Polri.
Sebagai Pangkolinlamil, Rudhi bertanggung jawab untuk memimpin dan membina Komando Lintas Laut Militer dalam menyelenggarakan operasi angkutan laut militer, baik untuk Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Dalam jabatan ini, Rudhi menyandang pangkat Laksamana Muda TNI atau Laksda TNI. Pangkat ini berada di bawah Laksamana Madya dan di atas Laksamana Pertama. Tanda pangkat yang digunakan yakni dua bintang emas di pundak.
Riwayat Karier
Perjalanan kariernya dimulai di lingkungan Komando Armada II (Koarmada II), di mana ia pertama kali dipercaya menjabat sebagai Kadep Operasi KRI LAM 874 pada tahun 2001. Setahun berselang, ia mengemban tugas sebagai Palaksa KRI SSA 878 hingga 2003.
Kiprahnya terus menanjak ketika Rudhi dipercaya menjadi Pabandya Lattra Sops Mabesal pada 2004-2005, lalu kembali memimpin sejumlah kapal perang seperti KRI USP-372 (2006), KRI Rencong 621 (2007), dan KRI Layang (2009). Pada 2010, ia dipercaya menjabat sebagai Komandan Sekolah Perwira (Dansepa) Puslatdiksarmil Kodiklatal, sebelum kemudian memimpin KRI Malahayati 362 setahun berikutnya.
Tugas-tugas strategis lain juga diembannya, mulai dari Kasubdep Strahankam Seskoal (2012) hingga Komandan Lanal Timika (2013). Tak berhenti di situ, Rudhi sempat menakhodai KRI Ki Hajar Dewantara 364 pada 2014, sebelum menduduki posisi penting sebagai Asops Danguspurla Koarmada II (2015) dan Dansatkat Koarmada II (2017).
Pada 2018, kariernya semakin menanjak setelah ditunjuk menjadi Koorsmin Kasal, kemudian Asops Pangkoarmada I (2018-2019), dan selanjutnya menjabat Komandan Gugus Keamanan Laut (Guspurla) Koarmada III (2019-2021). Di bidang pendidikan dan pembinaan prajurit, Rudhi turut dipercaya menjadi Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) pada periode 2021-2022, sebelum menjabat sebagai Waaspotmar Kasal di tahun yang sama.
Pada 2022, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Staf Koarmada III, lalu Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II) pada 2023-2025. Kini, sejak 15 Agustus 2025, Laksda TNI Rudhi Aviantara resmi menjabat sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), jabatan prestisius yang menandai puncak pengabdiannya di TNI Angkatan Laut.