aiotrade.app, JAKARTA - Perusahaan yang memiliki merek Gucci, Kering, mengumumkan bahwa mereka telah sepakat untuk menjual bisnis kecantikan mereka kepada L’Oreal dengan nilai sebesar US$4,66 miliar atau setara dengan Rp77,29 triliun. Pengumuman ini dilakukan pada hari Minggu (19/10/2025), ketika CEO baru Kering, Luca de Meo, berusaha untuk mengurangi utang tinggi yang dimiliki oleh grup barang mewah tersebut dan memfokuskan kembali perhatian pada bisnis fesyen intinya.
Berdasarkan kesepakatan yang dibuat, L’Oreal, raksasa kecantikan Prancis, akan mengakuisisi lini wewangian milik Kering, Creed, serta hak untuk mengembangkan produk di bawah label fesyen Kering, seperti Bottega Veneta dan Balenciaga, dalam lisensi eksklusif selama 50 tahun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Kering untuk mengurangi utang bersihnya, yang mencapai US$10,5 miliar pada akhir Juni 2025, ditambah kewajiban sewa jangka panjang sebesar US$7 miliar, yang menimbulkan kekhawatiran dari para investor.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kering sendiri telah menghadapi tantangan dalam memulihkan pertumbuhan pada merek terbesarnya, Gucci, yang mengalami penurunan permintaan di pasar utama China. Hal ini memberikan tekanan pada kinerja keuangan perusahaan, sehingga langkah penjualan bisnis kecantikan menjadi salah satu solusi yang diambil.
Sejarah Pendirian Kering
Di balik berdirinya Kering, ada sosok pengusaha ternama Francois Pinault, seorang miliarder dengan kekayaan sebesar US$27,2 miliar menurut Forbes. Lahir pada 21 Agustus 1936 di Les Champs-Géraux, ia tumbuh di pedesaan Prancis dan memulai karier di bisnis kayu milik keluarganya. Pinault meninggalkan sekolah pada usia 16 tahun dari College Saint-Martin di Rennes. Pada tahun 1956, ia bergabung dengan militer selama perang Aljazair. Setelah itu, ia kembali ke bisnis keluarga, yang kemudian ia jual setelah ayahnya meninggal.
Pada awal tahun 1963, Pinault memulai bisnisnya di industri kayu. Setelah perusahaannya melantai di bursa pada tahun 1988, perusahaan tersebut mulai berinvestasi di jaringan toko barang mewah, dan akhirnya menjadi pemilik Gucci Group. Nama perusahaan kemudian diubah menjadi Pinault-Printemps-Redoute (PPR).
Pada akhir tahun 1999, PPR mulai beralih ke bisnis mewah dan fesyen. Pada tahun 2003, Pinault menyerahkan pengelolaan perusahaan kepada putra sulungnya, François-Henri, untuk fokus pada hasratnya terhadap seni kontemporer. Keputusan ini membuka jalan bagi perubahan strategis di Kering, yang hingga saat ini masih menjadi salah satu grup barang mewah terbesar di dunia.