Profil Robinhood, Fintech Raksasa AS yang Masuk RI Melalui Akuisisi Buana Capital

admin.aiotrade 08 Des 2025 3 menit 10x dilihat
Profil Robinhood, Fintech Raksasa AS yang Masuk RI Melalui Akuisisi Buana Capital

Perluasan Pasar Robinhood ke Indonesia

Robinhood Markets, Inc, sebuah perusahaan teknologi finansial terkemuka asal Amerika Serikat, resmi memasuki pasar Indonesia melalui akuisisi dua perusahaan lokal, yaitu PT Buana Capital Sekuritas dan PT Pedagang Aset Kripto. Dengan langkah ini, Robinhood menunjukkan minat besar terhadap potensi pasar saham dan aset digital di Indonesia, yang dikenal memiliki jumlah investor muda yang cukup besar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut pernyataan dari VP dan GM Futures dan International di Robinhood, JB Mackenzie, perusahaan tersebut sangat antusias untuk menyediakan layanan inovatif yang selama ini digunakan oleh jutaan pengguna Robinhood di seluruh dunia. Pernyataan ini disampaikan melalui siaran pers yang dirilis di Jakarta pada Senin (8/12).

Kedua akuisisi ini masih dalam proses penyelesaian transaksi, termasuk mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan regulator lainnya. Proses penutupan transaksi direncanakan selesai pada paruh pertama tahun 2026. Namun, pemegang saham mayoritas dari kedua perusahaan tersebut akan tetap menjadi penasihat strategis bagi Robinhood setelah transaksi selesai.

Profil Robinhood Markets

Robinhood Markets Inc adalah perusahaan teknologi finansial yang berbasis di California. Sebagai broker dengan perdagangan bebas komisi, Robinhood menyediakan platform berbasis web dan seluler yang memungkinkan investor untuk membeli dan menjual saham, reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), opsi, serta American Depositary Receipt (ADR).

Dari Investopedia, diketahui bahwa investor juga dapat berinvestasi dalam mata uang kripto tertentu melalui aplikasi Robinhood. Pada Juni 2024, Robinhood mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Bitstamp, sebuah bursa mata uang kripto Eropa.

Sumber Pendapatan Robinhood

Robinhood menghasilkan pendapatan melalui berbagai cara. Salah satunya adalah sistem pembayaran untuk alur pesanan (PFOF), di mana Robinhood mengarahkan pesanan penggunanya ke pembuat pasar yang melakukan perdagangan dan memberikan kompensasi kepada Robinhood atas bisnis tersebut. Tarif yang diberikan biasanya hanya beberapa sen per saham, tetapi bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan.

Selain itu, Robinhood juga menghasilkan uang dengan menginvestasikan simpanan tunai pengguna, pinjaman margin, pinjaman saham, layanan langganan Gold, dan bisnis kripto. Pada tahun 2024, Robinhood meluncurkan kartu kredit pertamanya, yang juga menjadi sumber pendapatan tambahan.

Laporan Keuangan Tahun Fiskal 2023

Dalam laporan keuangan untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Desember 2023, Robinhood mencatat kerugian bersih sebesar US$541 juta. Meskipun angka ini turun dibandingkan kerugian lebih dari US$1 miliar pada tahun sebelumnya, pendapatan bersih perusahaan meningkat sebesar 37,3% year-on-year (YOY). Kerugian ini dipengaruhi oleh beban kompensasi berbasis saham yang mencapai total US$871 juta.

Pendapatan berbasis transaksi Robinhood turun sebesar 3,56% menjadi US$785 juta pada tahun 2023. Penurunan terjadi pada mata uang kripto dan ekuitas, sedangkan opsi dan aset lainnya mengalami peningkatan. Segmen ini menyumbang 42,1% dari total pendapatan.

Sementara itu, pendapatan bunga bersih dari transaksi pinjaman sekuritas naik 119% menjadi $929 juta pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023, atau sekitar 49,8% dari total pendapatan Robinhood. Pertumbuhan ini terutama berasal dari bunga atas kas dan investasi perusahaan, yang dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga yang didorong oleh The Fed.

Pendapatan dari Segmen Lain

Selain pendapatan bunga, Robinhood juga menghasilkan pendapatan dari segmen lain seperti biaya keanggotaan Robinhood Gold, pendapatan proksi, dan biaya ACATS. Pendapatan dari segmen ini meningkat sebesar 25,8% menjadi US$151 juta pada tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023, menyumbang sekitar 8,10% dari total pendapatan perusahaan secara keseluruhan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan