
Ledakan di SMAN 72 Jakarta, 54 Orang Terluka
Pada Jumat (7/11/2025), sebuah ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta saat ibadah salat Jumat sedang berlangsung. Insiden ini menewaskan dan melukai sejumlah orang, dengan laporan menyebutkan bahwa 54 orang menjadi korban.
Menurut keterangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pelaku dugaan ledakan tersebut adalah seorang siswa dari SMAN 72 Jakarta sendiri. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik insiden tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Profil SMAN 72 Jakarta
SMAN 72 Jakarta, yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) insiden ledakan, kini menjadi perhatian publik. Sekolah ini berlokasi di Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Alamatnya tepatnya berada di Jalan Prihatin Komplek TNI-AL Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Di media sosial, SMAN 72 Jakarta memiliki akun Instagram bernama @sma72jakarta. Akun ini memiliki lebih dari 1.800 pengikut. Dalam unggahan terbarunya sebelum insiden ledakan terjadi, akun tersebut membagikan postingan tentang Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sedang berlangsung.
"Selamat menempuh ujian TKA untuk Kelas XII, Jadikan ujian ini sebagai awal perjuangan menuju kesuksesan kalian…" tulis akun @sma72jakarta pada Rabu (5/11/2025) lalu.
Dikutip dari website resminya, SMAN 72 Jakarta dipimpin oleh Kepala Sekolah bernama Tetty Helena Tampubolon, S.Pd., M.Pd. Sekolah ini memiliki sejumlah ekstrakurikuler seperti Rohani Islam (Rohis), Rohani Katolik (Rohkat), Rohani Kristen (Rohkris), program Adiwiyata, Teater, Paskibra, Pramuka, Pencak Silat, Tari Tradisional, Futsal hingga Basket.
Berdasarkan informasi dari website resmi Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM), SMAN 72 Jakarta memiliki akreditasi A.
Motif Ledakan dan Dugaan Perundungan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa penyidik saat ini masih mendalami motif di balik insiden ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Salah satu dugaan yang tengah diselidiki adalah kemungkinan pelaku mengalami perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
"Untuk motif memang saat ini sedang kita dalami berbagai macam informasi, tentunya akan kita kumpulkan supaya menjadi satu informasi yang bulat pada saat diinformasikan," ucap Kapolri di Istana Negara, Jumat (7/11/2025).
Hal yang pasti, kata Sigit, seluruh informasi mengenai latar belakang pelaku, termasuk hubungan sosialnya di sekolah, masih dikumpulkan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Densus 88.
"Untuk terduga pelaku saat ini sudah kita dapatkan. Anggota sedang melakukan pendalaman terkait dengan identitas pelaku, kemudian juga lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang saat ini sedang kita dalami," jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolri mengungkapkan, salah satu dari dua orang yang menjalani operasi adalah terduga pelaku. Sementara itu, sebagian besar korban luka lainnya sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.
Kapolri memastikan proses penyelidikan dilakukan secara intensif dan perkembangan akan diumumkan secara bertahap.
"Setiap tahapan dan perkembangan yang perlu diinformasikan akan kita informasikan," pungkasnya.