
JAKARTA, aiotrade
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dipimpin oleh Agus Suparmanto telah menyerahkan struktur kepengurusan hasil Muktamar X kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum. Dokumen dan berkas kepengurusan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PPP kubu Agus Suparmanto, yaitu Taj Yasin Maimoen.
"Pada hari ini, jam 4 sore, kami mendaftarkan hasil Muktamar X PPP, ada tujuh berkas yang kami serahkan. Alhamdulillah sudah lengkap semuanya," ujar Yasin saat ditemui di Kantor Kemenkum, Rabu (1/10/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Yasin, penyerahan struktur kepengurusan PPP kubu Agus menunjukkan bahwa pihaknya taat hukum. Setelah proses penyerahan ini, Yasin menyerahkan keputusan kepada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas terkait sahnya PPP di bawah kepemimpinan Agus Suparmanto.
"Selesai muktamar kami harus menyerahkan hasil-hasilnya dan kita butuh SK dari Menteri Hukum," ucap Yasin.
Lantas, siapakah Taj Yasin Maimoen yang ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal PPP kubu Agus Suparmanto? Berikut profilnya:
Profil Taj Yasin Maimoen
Gus Yasin sapaan akrab Taj Yasin Maimoen, merupakan politisi yang berlatar belakang santri. Ia lahir pada 2 Juli 1983 di Rembang, Jawa Tengah.
Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di MI Ghozaliyah dan MTs Ghozaliyah. Selanjutnya, Gus Yasin menempuh pendidikan di MA Al Anwar yang merupakan pondok pesantren asuhan ayahnya, yakni KH Maimoen Zubair.
KH Maimoen Zubair diketahui merupakan salah satu pendiri PPP yang sangat dipandang oleh para kader partai berlambang Ka'bah itu.
Selepas lulus dari MA Al Anwar, Gus Yasin menjadi pengajar di sana sejak 2010 hingga sekarang.
Gus Yasin lalu memulai karier politiknya dengan aktif menjadi pengurus PPP di Rembang. Lambat laun ia mulai menduduki jabatan pengurus PPP di DPW Jawa Tengah.
Pada Pemilu 2014, ia maju sebagai caleg dari PPP dan terpilih untuk menduduki kursi legislatif di Jawa Tengah.
Setelah itu pada 2018, Gus Yasin bersama kader PDI-P sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencalonkan diri pada Pilkada 2018.
Koalisi Ganjar-Gus Yasin didukung oleh partai pengusung utama PDI-P dan PPP serta Partai NasDem dan Partai Demokrat.
Ketika itu, pasangan Ganjar-Gus Yasin mampu mengungguli penantangnya Sudirman Said-Ida Fauziyah yang diusung Partai Gerindra, PKB, PAN, dan PKS.
Kini, Gus Yasin merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang berpasangan dengan Ahmad Lutfhi yang menjabat sebagai gubernur.
Peran dan Kontribusi dalam Politik
Sebagai tokoh yang memiliki latar belakang pesantren, Gus Yasin dikenal sebagai figur yang dekat dengan masyarakat. Karier politiknya dimulai dari tingkat daerah hingga menjadi tokoh nasional. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Selain itu, ia juga dikenal sebagai tokoh yang mampu menjembatani antara partai dan masyarakat. Hal ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam struktur kepengurusan PPP.
Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman yang luas, Gus Yasin diharapkan dapat membawa PPP menuju kemenangan dalam berbagai pemilu dan pilkada.
Kiprah di PPP
Sejak awal bergabung dengan PPP, Gus Yasin aktif dalam berbagai kegiatan partai. Ia tidak hanya fokus pada politik praktis, tetapi juga pada pembinaan kader dan penguatan organisasi.
Dalam Muktamar X, ia menjadi bagian dari tim yang mengusulkan perubahan struktur kepengurusan agar lebih efektif dan efisien. Hal ini dilakukan untuk memperkuat posisi PPP di tengah persaingan politik yang semakin ketat.
Dengan penyerahan struktur kepengurusan ini, PPP kubu Agus Suparmanto berharap dapat segera mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah. Hal ini akan menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi partai di tingkat nasional.