
Meningkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Generasi Muda Indonesia Timur
Upaya untuk meningkatkan daya saing global sumber daya manusia (SDM) asal Indonesia Timur terus dilakukan. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah melalui kerja sama antara Timur Network Foundation dengan International Test Center (ITC). Tujuan dari kolaborasi ini adalah memperluas akses peningkatan kompetensi bahasa Inggris bagi generasi muda dari kawasan timur Indonesia.
Melalui program ini, ratusan mahasiswa asal Indonesia Timur yang tergabung dalam Timur Growth dan komunitas Timur Network Foundation akan mendapatkan kesempatan mengikuti tes TOEIC secara gratis. Langkah ini dianggap sebagai wujud nyata komitmen kedua pihak dalam memperkuat kapasitas bahasa Inggris sebagai modal penting menghadapi persaingan global.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
CEO Timur Network Foundation, M. Khaerun Zuhry Radjilun, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang selaras dengan visi lembaganya untuk membangun SDM unggul di Indonesia Timur. Ia menekankan bahwa kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi bentuk nyata komitmen untuk menghadirkan akses dan peluang belajar yang setara bagi anak muda di Indonesia Timur.
"Kemampuan bahasa Inggris adalah jembatan untuk menjelajah dunia, dan kami ingin memastikan generasi muda Timur dapat menyeberanginya,” ujar Zuhry dalam pernyataannya.
Program tes TOEIC gratis ini direncanakan akan mulai dilaksanakan pada akhir 2025. Target peserta mencakup peserta Timur Growth Fellowship Batch 2 serta mahasiswa dan fresh graduate asal Indonesia Timur. Dengan adanya tes ini, para peserta akan memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris mereka secara objektif dan mendapatkan sertifikat internasional.
COO Timur Network Foundation, Rafliansyah, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi strategis antara lembaga pengembangan SDM dan institusi sertifikasi internasional. Ia berharap melalui kerja sama ini, ratusan anak muda Timur dapat memperoleh sertifikat yang menjadi modal berharga untuk bersaing di pasar global.
Hasil tes TOEIC nantinya akan digunakan untuk memetakan kebutuhan pelatihan lanjutan agar program pengembangan SDM Timur Network semakin terarah dan berdampak jangka panjang. Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu bagi lebih banyak anak muda dari kawasan timur Indonesia untuk menembus dunia global.
CEO ITC, Jenny Lee, menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan kontribusi konkret dalam pemerataan kualitas SDM di seluruh Indonesia. Ia menekankan bahwa kesempatan harus diberikan secara merata kepada seluruh talenta muda Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari timur Indonesia.
Jenny juga menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam meningkatkan kompetensi profesional masyarakat Indonesia melalui berbagai pengujian dan sertifikasi berstandar internasional seperti TOEIC dan TOEFL iBT. "Melalui kerja sama ini, kami ingin membantu memperkuat kapasitas bahasa Inggris sebagai fondasi penting untuk menghadapi tantangan global dan membuka peluang karier internasional,” tambahnya.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan generasi muda Indonesia Timur dapat lebih siap menghadapi tantangan global. Program ini tidak hanya memberikan akses kepada para peserta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun SDM yang berkualitas dan berkompeten di tingkat internasional.