Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Memberikan Dampak Positif di Sekolah Dasar Negeri 01 Pagi Pulau Kelapa
Pada hari Kamis (4/12) pagi, suasana halaman SDN 01 Pagi Pulau Kelapa terasa riuh. Ratusan siswa berpakaian seragam merah putih berjejer sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi, menyambut para relawan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendorong gerobak berisi makan bergizi gratis (MBG).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pemandangan ini menjadi tanda bahwa program andalan Presiden Prabowo Subianto benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari siswa dan keluarga mereka.
Salah satu orang tua yang merasakan manfaatnya adalah Nani Puji Rahayu atau lebih dikenal dengan nama Bu Ayu. Ia tampak lega saat menceritakan perubahan yang ia alami sejak MBG berjalan. Dengan senyum yang tak disembunyikan, Bu Ayu menyebut bahwa program ini membuat dapur rumahnya “bernapas lebih santai”.
“Dampak MBG alhamdulillah, dengan adanya MBG saya juga lebih berhemat di rumah. Terus anak-anak juga yang tadinya bawa uang jajan sekian, lebih berkurang karena dengan adanya MBG,” ujarnya kepada aiotrade, Kamis (4/12).
Bagi Bu Ayu, tidak hanya soal penghematan, tetapi juga tentang jaminan bahwa semua anak mendapatkan makanan yang layak setiap hari. Pulau kecil yang serba terbatas membuat akses pangan kadang menjadi tantangan, sehingga MBG terasa sebagai kehadiran yang sangat berarti.
“Anak-anak jadi bisa setiap harinya mendapatkan makan siang, yang tadinya kan ada yang kurang mendapatkan,” katanya. “Dan di sini, di sekolahan alhamdulillah mendapatkannya setiap hari. Terus dampaknya makanannya juga bergizi. Ya terima kasihlah buat program ini, semoga berlanjut,” tambahnya.
Bu Ayu juga menilai kualitas makanan dari SPPG Pulau Kelapa cukup mampu menunjang kebutuhan gizi harian anak-anak. “Ya alhamdulillah sih sedikit memenuhi, dan semoga ke depannya juga lebih baik lagi. Kualitasnya alhamdulillah lumayan berdampak bagus,” kata Bu Ayu. Selama program berjalan, ia hampir tak pernah menemukan kendala. “Insyaallah enggak ada,” tambahnya singkat.
Selain Bu Ayu, Masupa, seorang wali murid lain, juga mengaku mengalami hal serupa. Baginya, setiap kotak makan yang diterima anaknya adalah simbol kekhawatiran yang hilang.
“Alhamdulillah program MBG dari Pak Prabowo alhamdulillah sangat membantu kita, mengurangi uang jajan anak,” katanya.
Dari sisi kesehatan, Masupa juga melihat perubahan. Anak-anak jadi lebih arif untuk tidak jajan sembarangan. “Ya anak-anak enggak jajan sembarangan di luar ya karena udah dapat makan bergizi gratis, sehat bergizi, dan enggak gampang sakit perut juga,” ucapnya.
Sebagai orang tua, Masupa berharap keberlanjutan program ini dapat menjadi komitmen jangka panjang. “Kalau bisa program MBG terus berlanjut. Makanannya kalau bisa ya lebih ini lagi lah. Lebih bergizi buat anak-anak,” tuturnya.
Program MBG tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi yang seimbang bagi anak-anak. Dengan begitu, generasi muda di Pulau Kelapa dapat tumbuh sehat dan kuat, serta memiliki masa depan yang lebih cerah.