Program MBG sebagai alat pengendali harga

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 17x dilihat
Program MBG sebagai alat pengendali harga
Program MBG sebagai alat pengendali harga

Peran Ahli Gizi dalam Menyusun Menu Makan Bergizi Gratis

Ahli Gizi di setiap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) memiliki peran penting dalam menyusun menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain memastikan bahwa menu tersebut memenuhi standar gizi, mereka juga harus memahami harga bahan baku pangan. Dengan pemahaman ini, program MBG bisa menjadi alat untuk mengendalikan harga bahan baku di masyarakat.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menekankan bahwa para Ahli Gizi tidak boleh hanya mengandalkan buku acuan atau bahan baku yang itu-itu saja. Hal ini bisa menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga bahan-bahan tertentu seperti pakcoy, wortel, buncis, kacang, selada, dan timun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Pemakaian terbesar adalah pakcoy, wortel, buncis, kacang, kemudian selada, timun kadang-kadang. Nah kalau anda hanya di situ mengukurnya, hanya text book saja, maka akan terjadi kelangkaan produk-produk tadi dan harganya akan melejit,” ujar Nanik dalam pengarahannya di acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (14/12).

Nanik menyarankan agar para Ahli Gizi menghitung kandungan gizi dari berbagai bahan baku yang mirip dengan yang ada di buku acuan. Hal ini bertujuan agar menu tidak selalu monoton dan dapat menghindari peningkatan harga akibat permintaan yang terus-menerus.

Mengendalikan Harga Bahan Baku Pangan

Program MBG seharusnya tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga membantu petani. Contohnya, saat harga kentang turun, petani Wonosobo dan Bandung merasa kesulitan. Nanik meminta Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya untuk instruksikan seluruh Ka SPPG menggunakan kentang. Dengan cara ini, harga kentang bisa kembali stabil.

“Pernah kan? Nah, akhirnya harga kentang bisa naik. Sebaliknya kalau anda lihat harga di pasar sudah tinggi, tinggalkan. Pakai produk yang lain, supaya harga itu tidak terus tinggi,” kata Nanik.

Menurut Nanik, salah satu misi utama dari Program MBG adalah mengendalikan harga bahan baku pangan di pasaran. Jika harga tidak dikendalikan, maka inflasi bisa terjadi. Oleh karena itu, ia meminta Ahli Gizi untuk lebih memperhatikan hal ini.

Tantangan dan Solusi dalam Penyusunan Menu

Selain itu, para Ahli Gizi juga harus siap menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan perubahan musim. Dengan strategi yang tepat, mereka bisa menciptakan menu yang seimbang dan ekonomis.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain: * Mencari alternatif bahan baku yang memiliki kandungan gizi serupa namun lebih terjangkau. * Memantau harga pasar secara berkala untuk menyesuaikan menu. * Berkoordinasi dengan petani dan distributor untuk memastikan ketersediaan bahan baku.

Dengan pendekatan yang lebih kreatif dan fleksibel, program MBG bisa menjadi solusi nyata dalam menjaga keseimbangan antara kesehatan masyarakat dan stabilitas harga pangan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan