
aiotrade, PALEMBANG – Ramp Junction Palembang yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) akhirnya selesai dan terhubung secara menyeluruh. Sepuluh ramp dengan total panjang 12,86 km yang menghubungkan Tol Kayu Agung-Palembang, Palembang-Indralaya, dan Indralaya Prabumulih, serta rencana akses Palembang-Betung.
“Dengan tersambungnya seluruh ramp pada Junction Palembang ini, masyarakat tidak perlu keluar masuk gerbang tol lagi ketika berpindah dari satu tol ke tol lainnya. Tentu ini akan mempermudah dan menghadirkan kenyamanan bagi para pengguna jalan tol,” ujar Direktur Operasi III HKI Aditya Novendra Jaya, Jumat (24/10/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurutnya, kehadiran ramp junction ini bisa menghemat waktu keluar masuk tol hingga 20 menit.
"Adanya ramp ini dapat menghubungkan berbagai jalur strategis seperti Indralaya, Betung, Kayu Agung, dan Palembang," ujar Aditya.
Keberadaan tol tersebut diharapkan dapat memperlancar arus logistik, memangkas waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.
Ramp Junction Palembang dibangun dalam dua tahap. HKI mengerjakan 6 ramp pada tahap pertama, yakni ramp 1 (Betung-Kayu Agung), ramp 2 (Kayu Agung-Indralaya), ramp 3 (Indralaya-Kayu Agung), ramp 5 (Betung-Indralaya), ramp 7A (Betung-Kramasan), dan ramp 7B (Kramasan-Kayu Agung), yang telah diselesaikan pada Februari 2025.
Sementara pada tahap II, HKI membangun 4 (empat) ramp yakni ramp 4A (Indralaya–Betung), ramp 4B (Kayu Agung–Kramasan), ramp 6 (Betung–Palembang), dan ramp 8 (Palembang–Kayu Agung).
"Pembangunan ramp junction ini tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar," beber Aditya.
"Sekitar 40 persen tenaga kerja proyek berasal dari warga lokal, menunjukkan komitmen HKI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan menciptakan manfaat berkelanjutan bagi komunitas setempat," sambungnya.
Pada tanggal 15-17 Oktober 2025 lalu, 8 ramp Junction Palembang telah mengikuti Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO), dan memperoleh pemeringkatan tertinggi 5 bintang. Sebelumnya, ramp 2 dan 3 yang dikerjakan pada tahap I telah mengikuti ULFO terlebih dahulu pada Oktober dan Desember 2024.
“Perolehan 5 bintang pada ULFO ini membuktikan komitmen HKI untuk memastikan setiap infrastruktur yang dibangun tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional,” tutupnya.