Proyek Rp10,3 Miliar di Flores Timur Tumbuh 28%, Tapi Listrik Jadi Masalah

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Proyek Rp10,3 Miliar di Flores Timur Tumbuh 28%, Tapi Listrik Jadi Masalah
Proyek Rp10,3 Miliar di Flores Timur Tumbuh 28%, Tapi Listrik Jadi Masalah

Progres Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Flores Timur

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Mudakaputu, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT, terus berjalan dengan pesat. Pada awal November 2025, progres pembangunan mencapai 28 persen. Proyek nasional senilai Rp10,3 miliar ini menjadi salah satu inisiatif penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.

Meskipun progresnya menggembirakan, proyek ini masih menghadapi kendala terkait pasokan listrik yang belum stabil. Hal ini sempat memengaruhi pekerjaan, termasuk pengoperasian CCTV Starlink untuk pemantauan lokasi proyek. Namun, pihak pelaksana tetap optimis dan berupaya keras agar proyek dapat selesai sesuai target, yaitu pada 31 Desember 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

CEO Edy Be’oang menyampaikan keyakinannya kepada media bahwa seluruh tenaga kerja profesional siap bekerja maksimal. “Kami optimis pembangunan akan rampung sesuai target. Semua tenaga kerja profesional siap bekerja maksimal demi mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih yang modern dan berkualitas,” ujarnya.

Proyek seluas 7.500 meter persegi ini melibatkan 78 tenaga kerja, termasuk 40 profesional dari Surabaya. Keberadaan tenaga ahli ini diharapkan dapat memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Berbagai fasilitas tengah dibangun, mulai dari tambatan perahu, gapura, kantor pengelola, balai nelayan, kios perbekalan, pabrik es, hingga gudang beku.

Beberapa fasilitas yang sedang dikerjakan antara lain gapura, balai nelayan, kantor pengelola, kios kuliner, gudang beku, pabrik es, kios pemasaran ikan, TPS, dan toilet. Saat ini, pagar kawasan sedang dikerjakan.

Untuk menjaga kualitas, material yang digunakan bersertifikat dan memenuhi standar JMF (Job Mix Formula) serta Jon Mix Desain. Bahkan beberapa material non-lokal didatangkan langsung dari Jawa. Dengan adanya penggunaan bahan berkualitas, diharapkan hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Meski progres menggembirakan, arus listrik yang belum stabil menjadi tantangan tersendiri. Sementara menunggu pembangunan gardu tambahan oleh PLN, generator digunakan sebagai alternatif penerangan. Hal ini menunjukkan komitmen pihak pelaksana dalam menjaga kelancaran proses pembangunan.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku pelaksana proyek menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan menjaga mutu. Fasilitas yang dibangun dirancang untuk mendukung aktivitas nelayan lokal, seperti gudang beku untuk penyimpanan ikan, pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, dan kios pemasaran agar produk bisa dijual langsung ke konsumen.

Dengan progres yang terus meningkat, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi pusat kegiatan nelayan di Flores Timur sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga desa. Proyek ini resmi dimulai dengan peletakan batu pertama pada 27 September 2025, dan hingga kini terus menunjukkan laju pengerjaan yang menggembirakan, meski listrik menjadi pekerjaan rumah tersendiri.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan