Proyeksi Dividen Sawit Menggiurkan Saat Harga CPO Melonjak

admin.aiotrade 14 Nov 2025 3 menit 23x dilihat
Proyeksi Dividen Sawit Menggiurkan Saat Harga CPO Melonjak

Prospek Dividen Emitter Sawit Tahun 2025

Emiten perkebunan kelapa sawit diperkirakan akan memberikan dividen yang tinggi pada tahun buku 2025. Hal ini didorong oleh kinerja yang baik, khususnya dari harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang stabil dan meningkat. Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, prospek dividen emiten sawit untuk tahun buku 2025 terlihat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Nico menjelaskan bahwa laba hingga kuartal III/2025 naik tajam, dengan dorongan utama datang dari kenaikan harga CPO dan peningkatan volume penjualan domestik, termasuk efek permintaan biodiesel. Dengan demikian, pembayaran dividen 2025 diperkirakan akan cenderung naik atau setidaknya dipertahankan oleh emiten dengan rekam jejak payout stabil.

Namun, Nico menegaskan bahwa semua akan kembali kepada bagaimana emiten-emiten sawit melihat prospek CPO tahun depan. Meskipun potensi dividen tetap terbuka, tantangan perekonomian saat ini membuat emiten harus melakukan kalkulasi ulang.

Lebih lanjut, Nico menyatakan bahwa saat ini cukup menarik untuk memantau emiten-emiten sawit dengan dividend play mereka. Alasannya adalah margin dan laba yang meningkat akibat harga CPO dan permintaan biodiesel yang memberi dasar untuk dividen lebih besar. Selain itu, beberapa emiten telah memiliki rekam jejak pembagian dividen rutin, sehingga investor income dapat mengandalkan potensi yield ekstra jika harga saham tidak sepenuhnya merefleksikan laba.

Namun, Nico juga menyoroti risiko yang nyata, seperti volatilitas harga komoditas, perubahan kebijakan biodiesel/ekspor, musim panen yang mempengaruhi FFB, serta kebutuhan investasi/penyelesaian utang yang bisa menahan payout.

Oleh karena itu, menjelang akhir tahun, sektor komoditas dan perbankan biasanya memberikan dividen yang lumayan bagi investor. Nico menyarankan investor untuk memperhatikan tiga saham unggulan di sektor ini, yaitu AALI, SIMP, dan LSIP.

Contoh Emiten yang Membagikan Dividen Interim

Sejumlah emiten sawit telah membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025. Salah satunya adalah PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI), yang membagikan dividen interim sebesar Rp123 per saham. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan tahun buku 2024 sebesar Rp84 per saham. Selain itu, nilai dividen per saham tersebut juga lebih besar dari dividen interim AALI dalam periode tahun buku 2018-2024.

Selain AALI, emiten sawit milik TP Rachmat, PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), juga memutuskan membagikan dividen interim senilai total hampir Rp1 triliun untuk tahun buku 2025. Nilai dividen tersebut mencapai Rp992,6 miliar. Hingga akhir September 2025, TAPG mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp2,68 triliun. Laba bersih ini melonjak 65,67% YoY dari Rp1,61 triliun pada periode Januari-September 2024.

Dengan demikian, dividen interim TAPG sebesar Rp992,62 miliar setara dengan 36,94% dari laba bersih TAPG per kuartal III/2025.

Catatan Penting

Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan