PT PII Jamin Proyek Jalan Tol Bogor Serpong Senilai Rp 12,3 Triliun

admin.aiotrade 05 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
PT PII Jamin Proyek Jalan Tol Bogor Serpong Senilai Rp 12,3 Triliun

Proyek Jalan Tol Bogor-Serpong Dijamin oleh PT PII

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII secara resmi memberikan jaminan terhadap salah satu proyek infrastruktur yang sedang berjalan, yaitu Jalan Tol Bogor-Serpong. Proyek ini dijalankan dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), dan memiliki nilai investasi sebesar Rp 12,3 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

PT PII telah menandatangani perjanjian dengan badan usaha jalan tol (BUJT) yang ditunjuk, yakni PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS), pada Jumat 3 Oktober di Jakarta. Melalui penjaminan ini, PT PII memberikan perlindungan terhadap risiko utama yang sering menjadi tantangan dalam proyek infrastruktur, seperti keterlambatan pengadaan tanah, keterlambatan penyesuaian tarif, serta risiko politik temporer maupun permanen.

Plt Direktur Utama PT PII Andre Permana menyatakan bahwa langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor, sekaligus memperkuat daya tarik investasi. "Komitmen PT PII untuk terus mendorong skema KPBU akan terus dijalankan, khususnya dalam meringankan beban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)," ucapnya melalui keterangan resmi yang dikutip Minggu, 5 Oktober 2025.

PT PII merupakan salah satu special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan. Selain dengan BUJT yang ditunjuk, PT PII juga menandatangani perjanjian regres antara Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) RI Dody Hanggodo selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja sama tersebut.

Andre yakin bahwa Jalan Tol Bogor-Serpong akan memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya dalam meningkatkan efisiensi waktu tempuh. “Selain itu, tol ini juga akan menjadi jalur vital yang memperkuat konektivitas Jawa Barat–Banten, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi regional dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” kata Andre.

Rincian Proyek Jalan Tol Bogor-Serpong

Direktur Utama BSIS Eldy Ellyus menjelaskan bahwa Jalan Tol Bogor-Serpong sebagai bagian dari rencana jaringan Jakarta outer ring road (JORR) 3 memiliki total panjang 32,03 kilometer. Nilai investasi proyek ini mencapai Rp 12,35 triliun dengan masa konsesi selama 40 tahun. “Jalan Tol Bogor - Serpong (via Parung) ini akan menjadi jalan tol yang menghubungkan kawasan pemukiman di Bogor, Jawa Barat dengan Kawasan Komersial di Tangerang, Banten,” ujarnya.

Proyek ini memiliki 2 junction (JC) dan 3 Simpang Susun (SS) yang terbagi atas 4 seksi. Berikut rinciannya:

  • Seksi 1 dimulai dari JC Salabenda sampai dengan SS Pondok Udik, Kemang.
  • Seksi 2 dimulai dari SS Pondok Udik sampai dengan SS Putat Nutug, Ciseeng.
  • Seksi 3 dimulai dari SS Putat Nutug sampai dengan SS Tamansari, Rumpin.
  • Seksi 4 dimulai dari SS Tamansari sampai dengan JC Serpong, di Pagedangan.

Area yang Dilalui Jalan Tol

Jalan tol ini nantinya akan melewati 3 kecamatan dan 14 desa yang berada di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Serta melewati 2 kecamatan dan 4 desa yang berada di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Proyek ini diharapkan dapat menjadi salah satu tulang punggung transportasi yang mempercepat mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan