Komitmen PT TIMAH Tbk dalam Membangun Ekonomi Kerakyatan
PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan membina Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan. Dukungan tersebut dijalankan melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari akses permodalan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, penyediaan alat produksi, hingga perluasan promosi dan pemasaran produk UMKM.
Pendanaan dan Pendampingan UMKM Terintegrasi

PT TIMAH Tbk menempatkan UMKM sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK), perusahaan membuka akses pembiayaan agar pelaku usaha dapat mengembangkan bisnisnya secara mandiri dan berkelanjutan. Sejak tahun 2000 hingga Juni 2025, program PUMK telah mendukung 10.265 UMKM yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Jawa Barat, Banten, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain permodalan, perusahaan secara aktif menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan usaha. Materi pelatihan mencakup pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital.
Promosi Produk dan Dampak Nyata bagi UMKM
PT TIMAH Tbk juga menyalurkan bantuan alat produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM guna meningkatkan efisiensi dan kapasitas usaha. Pada tahun 2025, perusahaan telah memberikan bantuan peralatan produksi kepada 23 UMKM di berbagai sektor, seperti kuliner, peternakan, dan kerajinan.
Untuk memperluas pasar, perusahaan menyediakan ruang promosi melalui pameran, bazar, serta event berskala daerah dan nasional. Langkah ini membantu produk UMKM binaan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan program PUMK dirancang untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata. “Melalui program PUMK yang terintegrasi ini, PT TIMAH Tbk berharap dapat menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Anggi.
Manfaat Pembinaan UMKM yang Dirasakan Langsung
Manfaat pembinaan tersebut dirasakan langsung oleh para mitra binaan. Yuliana, pelaku usaha kuliner dan pemilik Stik Ikan Pak Umar, mengaku pemasaran produknya semakin luas setelah bergabung sebagai mitra binaan. “Alhamdulillah saya sudah beberapa kali ikut pelatihan dari PT TIMAH Tbk dan itu sangat bermanfaat. Kami juga dibantu pemasaran sehingga bisa terus mengenalkan produk kami yang juga berdampak pada peningkatan omset,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Tina, pelaku UMKM kue semprong khas Bangka. Ia menyebut produknya kini menjangkau berbagai kota besar di Indonesia setelah mendapatkan pendampingan dan dukungan pemasaran.
Melalui pembinaan UMKM yang konsisten, PT TIMAH Tbk terus berupaya mendorong ekonomi inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Dengan langkah-langkah yang dilakukan, perusahaan tidak hanya menjaga keberlanjutan bisnisnya, tetapi juga turut serta dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.