PTBA Gelar RUPSLB untuk Perubahan Anggaran Dasar

admin.aiotrade 16 Des 2025 2 menit 14x dilihat
PTBA Gelar RUPSLB untuk Perubahan Anggaran Dasar


PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (16/12). Acara ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta menjalankan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Agenda Utama RUPSLB

RUPSLB kali ini mengusung dua agenda utama. Pertama, persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Kedua, pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris PTBA untuk memberikan persetujuan atas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 serta Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Periode Tahun 2026–2030, termasuk perubahannya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menjelaskan bahwa perubahan Anggaran Dasar dilakukan agar sesuai dengan ketentuan terbaru dalam Undang-Undang BUMN. Hal ini juga berkaitan dengan permintaan Badan Pengaturan (BP) BUMN terkait penyesuaian anggaran dasar serta pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk memberikan persetujuan atas RKAP dan RJPP.

Pelimpahan Wewenang

Pelimpahan kewenangan tersebut didasarkan pada Pasal 15G UU BUMN. Meskipun secara prinsip RKAP dan RJPP ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), efektivitas pengambilan keputusan strategis perusahaan menjadi alasan utama pelimpahan wewenang ini. Dalam RUPSLB ini, persetujuan atas RKAP dan RJPP dilimpahkan kepada Dewan Komisaris setelah mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Seri B Terbanyak.

Arsal menekankan bahwa melalui RUPSLB ini, PTBA berharap proses perencanaan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan dapat berjalan lebih efektif dan responsif. Selain itu, peran Dewan Komisaris dalam fungsi pengawasan dan persetujuan strategis perusahaan akan diperkuat.

Kinerja Operasional PTBA

Di tengah tekanan harga batubara global yang masih menurun sepanjang 2025, PTBA mampu mempertahankan kinerja operasional yang solid. Perusahaan berhasil menjaga profitabilitas melalui peningkatan efisiensi biaya dan optimalisasi portofolio pasar domestik. Hal ini terlihat dari pertumbuhan volume produksi dan penjualan yang tetap positif, serta realisasi capital expenditure (capex) yang mendukung keberlanjutan operasi dan proyek logistik strategis.

Manajemen PTBA memproyeksikan kinerja operasional perusahaan hingga akhir 2025 akan terus meningkat. Produksi batubara diproyeksikan tumbuh sebesar 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini didukung oleh proyeksi pertumbuhan volume angkutan batubara sebesar 6% dan pertumbuhan volume penjualan batubara sebesar 6% dari tahun sebelumnya.

Kinerja Keuangan

Per akhir kuartal III-2025, PTBA mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,4 triliun dan EBITDA sebesar Rp 3,6 triliun, dengan EBITDA margin di angka 11%. Pendapatan perusahaan mencapai Rp 31,3 triliun hingga akhir September 2025, atau naik 2% secara year on year (yoy).

Dengan berbagai langkah strategis dan penyesuaian regulasi, PTBA terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan perusahaan di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan