PTPN Siapkan 500 Hektare Lahan untuk Bangkitkan Kembali Kejayaan Tembakau Deli

admin.aiotrade 21 Okt 2025 4 menit 14x dilihat
PTPN Siapkan 500 Hektare Lahan untuk Bangkitkan Kembali Kejayaan Tembakau Deli
PTPN Siapkan 500 Hektare Lahan untuk Bangkitkan Kembali Kejayaan Tembakau Deli

Perjalanan Kembali Tembakau Deli ke Pasar Internasional

PTPN1 Regional 1 berencana untuk mengembalikan kejayaan tembakau Deli yang pernah menjadi komoditas ekspor utama di pasar internasional. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menyiapkan lahan seluas 500 hektare di wilayah Sumatera Utara.

Manajer Tembakau PTPN I Regional 1, Henri Tua Hutabarat, menjelaskan bahwa tembakau Deli pernah sangat dikenal di bursa lelang Bremer Tabakborse di Jerman pada era 1950-an. "Kami sedang menyiapkan dan mencadangkan lahan seluas 500 hektare untuk mengembalikan reputasi tembakau Deli yang dulu sangat prestisius itu," ujar Henri dalam wawancaranya di ruang kerjanya, Senin (20/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Langkah ini tidak dilakukan secara mendadak. Henri menyatakan bahwa strategi ini telah melalui kajian menyeluruh dan mendapatkan dukungan dari PTPN III Holding sebagai pemegang saham utama. Selain fokus pada budidaya tembakau, investasi juga dialokasikan untuk pembangunan pabrik dan gudang cerutu Deli dengan fasilitas modern.

Tujuan utama dari investasi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi serta kualitas produk dari hulu hingga hilir agar dapat memenuhi standar mutu internasional. "Dengan fasilitas yang memadai, modern, dan memenuhi kaidah standar proses dan standar mutu produk, kami yakin dapat menghasilkan cerutu berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar internasional," tambahnya.

Henri menjelaskan bahwa peluang ekspor untuk produk tembakau Deli terbuka lebar, terutama ke Eropa, Skandinavia, Amerika, dan Asia. Kajian internal menunjukkan permintaan dari calon pembeli besar di wilayah tersebut cukup menjanjikan, bahkan beberapa di antaranya telah menyatakan komitmen pembelian. "Kalau pasar, dominan ke pasar ekspor. Calon pembeli di beberapa negara Eropa, kawasan Skandinavia, Amerika, dan Asia lainnya menyatakan komitmennya. Maka, kami sangat optimistis dengan investasi baru ini, segera bisa memenuhi permintaan buyer yang antusias menyambut produk kami," jelas Henri.

Harga jual daun tembakau Deli dengan perlakuan khusus bisa mencapai 80,20 euro per kilogram atau sekitar Rp1,5 juta, sementara biaya produksinya hanya berkisar antara Rp700.000 hingga Rp800.000 per kilogram. Produksi tembakau per hektare ditaksir sebesar 700 kilogram, dan dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat dengan penggunaan varietas unggul serta teknik pertanian modern.

Henri menyatakan pihaknya berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan tembakau Deli sebagai komoditas unggulan ekspor nasional. Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk alokasi lahan strategis dan investasi besar untuk mendukung seluruh rantai produksi, termasuk pembangunan infrastruktur penunjangnya.

Strategi Investasi untuk Meningkatkan Produksi

Investasi yang dilakukan oleh PTPN1 Regional 1 mencakup berbagai aspek penting dalam industri tembakau. Berikut beberapa strategi yang diterapkan:

  • Pengembangan Lahan: Penyediaan lahan seluas 500 hektare di wilayah Sumatera Utara akan menjadi dasar bagi pengembangan budidaya tembakau Deli. Lahan ini dipilih karena potensinya dalam menghasilkan kualitas daun tembakau yang baik.
  • Pembangunan Infrastruktur: Selain lahan, PTPN1 Regional 1 juga berinvestasi dalam pembangunan pabrik dan gudang cerutu Deli. Fasilitas modern akan membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.
  • Teknik Pertanian Modern: Penggunaan varietas unggul dan teknik pertanian modern akan meningkatkan hasil produksi per hektare. Dengan demikian, produksi dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat.
  • Standar Mutu Internasional: Produk yang dihasilkan harus memenuhi standar mutu internasional agar dapat bersaing di pasar global. Hal ini menjadi prioritas utama dalam pengembangan tembakau Deli.

Peluang Pasar Ekspor

Tembakau Deli memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar ekspor. Beberapa negara seperti Eropa, Skandinavia, Amerika, dan Asia menunjukkan minat yang kuat terhadap produk ini. Kajian internal menunjukkan bahwa permintaan dari calon pembeli besar cukup menjanjikan, bahkan beberapa di antaranya telah menyatakan komitmen pembelian.

Henri Tua Hutabarat menekankan bahwa pasar ekspor akan menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan tembakau Deli. Dengan adanya komitmen dari pembeli, PTPN1 Regional 1 yakin bahwa investasi yang dilakukan akan memberikan hasil yang maksimal.

Harga dan Biaya Produksi

Harga jual daun tembakau Deli dengan perlakuan khusus mencapai 80,20 euro per kilogram atau sekitar Rp1,5 juta. Sementara itu, biaya produksi hanya berkisar antara Rp700.000 hingga Rp800.000 per kilogram. Hal ini menunjukkan bahwa harga jual lebih tinggi dibandingkan biaya produksi, sehingga memberikan margin yang baik bagi produsen.

Produksi per hektare ditaksir sebesar 700 kilogram. Dengan penggunaan varietas unggul dan teknik pertanian modern, produksi dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat. Ini akan membantu memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan