Puluhan Calon Advokat Batam Siap Tantang Ujian Profesi

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Puluhan Calon Advokat Batam Siap Tantang Ujian Profesi

Program Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan XX Selesai

Sebanyak 32 calon advokat resmi menyelesaikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan XX. Program ini diselenggarakan oleh DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Batam bekerja sama dengan Universitas Internasional Batam (UIB).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Program yang berlangsung selama 12 pertemuan sejak 3 hingga 26 Oktober lalu ditutup secara resmi akhir pekan lalu. Para peserta kini bersiap mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA), yang akan dijadwalkan pada 6 Desember mendatang. Kelulusan dalam ujian ini menjadi syarat wajib sebelum mereka disumpah menjadi advokat.

Sekretaris DPC PERADI Batam, Dr. Isfandir Hutasoit, yang meresmikan penutupan acara, memberikan apresiasi terhadap semangat dan kedisiplinan seluruh peserta. Ia menyampaikan bahwa semangat peserta PKPA Angkatan XX sangat luar biasa. Perpaduan antara lulusan muda dan peserta berpengalaman menciptakan suasana belajar yang dinamis. Mereka juga serius mengikuti seluruh materi hukum yang diberikan.

Ia menambahkan bahwa kerja sama antara PERADI Batam dan UIB telah konsisten melahirkan banyak advokat muda berkualitas. Tingkat kelulusan yang dicapai dalam program ini mendekati 100 persen.

Keistimewaan PKPA Angkatan XX

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UIB, Dr. Lu Sudirman, menilai PKPA Angkatan XX sebagai angkatan yang istimewa. Keistimewaan tersebut tercermin dari tingkat kehadiran peserta yang mencapai lebih dari 80 persen sepanjang program. Ini menunjukkan keseriusan peserta dalam mengikuti pelatihan.

Para peserta sangat antusias menerima materi dari para dosen dan praktisi hukum. Sudirman menegaskan bahwa UIB bersama PERADI Batam berkomitmen penuh menjaga konsistensi dan kualitas penyelenggaraan PKPA. Salah satu upaya untuk mencapai hal ini adalah dengan menghadirkan pemateri dari kalangan profesional dan akademisi ternama di bidang hukum.

Pemateri Berkualitas dalam PKPA Angkatan XX

Beberapa nama yang hadir sebagai pemateri dalam PKPA Angkatan XX antara lain:

  • Prof. Rina S. Shahrullah
  • Dr. Anna Tri Ningsih dari Mahkamah Konstitusi
  • Dr. Shalih Mangara Sitompul, yang merupakan dosen pengajar di Uzbekistan
  • Dr. Rufinus H. Hutauruk

Selain itu, Dekan Fakultas Hukum UIB, Dr. Lu Sudirman, dan Sekretaris DPC PERADI Batam, Dr. Isfandir Hutasoit, juga turut memberikan materi. Hal ini menunjukkan komitmen kedua institusi untuk memberikan pembelajaran yang berkualitas kepada peserta PKPA.

Kesempatan Bagi Calon Advokat

Program PKPA Angkatan XX memberikan kesempatan bagi calon advokat untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan mereka dalam berbagai aspek hukum. Dengan bimbingan dari para pemateri yang memiliki latar belakang akademis dan praktis, peserta diharapkan dapat menghadapi tantangan di lapangan dengan baik.

Kehadiran pemateri seperti Dr. Anna Tri Ningsih dari Mahkamah Konstitusi menunjukkan bahwa program ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga memberikan wawasan tentang praktik hukum yang nyata. Demikian pula dengan Dr. Shalih Mangara Sitompul, yang membawa pengalaman internasional ke dalam program ini.

Komitmen Bersama

Komitmen bersama antara PERADI Batam dan UIB dalam menyelenggarakan PKPA menunjukkan bahwa keduanya berupaya keras untuk melahirkan advokat yang berkualitas. Tidak hanya itu, program ini juga bertujuan untuk menjunjung tinggi kode etik dan profesionalisme dalam beracara di lapangan.

Dengan adanya program seperti PKPA, diharapkan dapat meningkatkan jumlah advokat yang siap berkontribusi dalam dunia hukum. Selain itu, program ini juga menjadi salah satu jalan bagi mahasiswa hukum untuk memperkuat dasar ilmu hukum mereka sebelum memasuki dunia kerja.

Persiapan Ujian Profesi Advokat

Setelah menyelesaikan PKPA, peserta kini mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) yang akan digelar pada 6 Desember mendatang. Ujian ini menjadi langkah penting bagi mereka untuk memperoleh sertifikat yang sah sebagai advokat.

Persiapan ini dilakukan dengan berbagai cara, termasuk mengikuti sesi latihan soal, diskusi kelompok, dan pembelajaran tambahan. Dengan dukungan dari dosen dan praktisi hukum, peserta diharapkan dapat melewati ujian dengan lancar dan memperoleh gelar advokat.

Program PKPA Angkatan XX tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga menjadi momen penting dalam perjalanan karier para calon advokat. Dengan semangat dan komitmen yang kuat, diharapkan mereka dapat menjadi advokat yang handal dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan