Puluhan Pemandu Gunung Sulteng Ikuti Sertifikasi di Hotel Palu

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Puluhan Pemandu Gunung Sulteng Ikuti Sertifikasi di Hotel Palu
Puluhan Pemandu Gunung Sulteng Ikuti Sertifikasi di Hotel Palu

Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung di Sulawesi Tengah

Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengadakan pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata gunung yang diikuti oleh 30 peserta dari berbagai daerah di wilayah Sulteng. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 11 November hingga 13 November 2025, di Hotel Khas Palu, Jl Zebra I, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dan asesor berpengalaman dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pramuwisata Indonesia serta Asosiasi Pemandu Wisata Gunung Indonesia (APGI) Sulteng. Diharapkan melalui sertifikasi ini, kualitas dan profesionalisme para pemandu wisata alam di wilayah Sulteng dapat meningkat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Diah Agustiningsih, perwakilan dari Dinas Pariwisata, menyampaikan bahwa sertifikasi bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperkuat pembangunan pariwisata daerah yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Ia menilai potensi wisata gunung di Sulteng sangat besar dan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Namun, di balik keindahannya, ada tantangan dan risiko yang perlu diantisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. "Peran pemandu wisata gunung sangat penting dalam menjaga keselamatan wisatawan, melestarikan lingkungan, serta memberikan edukasi tentang budaya dan keunikan alam sekitar," ujarnya.

Diah berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan teknis, dan memperkuat karakter profesional sebagai pemandu wisata. Ia juga menekankan pentingnya sikap ramah, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kelestarian alam.

"Jadilah pemandu wisata yang tidak hanya handal secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat menjaga alam. Ingat, setiap tindakan kita mencerminkan wajah pariwisata daerah," tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua Panitia Gafriani Lasawedy menjelaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi para pemandu wisata gunung agar mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berstandar nasional maupun internasional. Selain itu, peserta akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan profesional di bidang kepemanduan gunung, serta meningkatkan pemahaman tentang keselamatan dan konservasi lingkungan.

Semua peserta yang dinyatakan lulus atau memenuhi standar kompetensi akan diberikan sertifikasi resmi yang ditetapkan lembaga sertifikasi profesi. Adapun pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (DPPA-OPD) Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng Tahun Anggaran 2025.

Harapan besar diucapkan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata. Sekaligus, mendukung pengembangan wisata alam berkelanjutan di Sulawesi Tengah.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan