Puncak Hakordia 2025 Banyumas: Kembangkan Desa Antikorupsi dan Sekolah Berintegritas

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 22x dilihat
Puncak Hakordia 2025 Banyumas: Kembangkan Desa Antikorupsi dan Sekolah Berintegritas
Puncak Hakordia 2025 Banyumas: Kembangkan Desa Antikorupsi dan Sekolah Berintegritas

Pemkab Banyumas Konsisten Lawan Korupsi di Tingkat Desa dan Sekolah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menunjukkan komitmennya dalam memerangi korupsi hingga ke tingkat desa dan sekolah. Hal ini dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar pada Selasa, 16 Desember 2025. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya integritas dan anti-korupsi.

Melalui Inspektorat Daerah, Pemkab Banyumas menyelenggarakan berbagai kegiatan sepanjang bulan Desember 2025. Beberapa program yang dicanangkan antara lain penilaian Desa Antikorupsi, Sekolah Berintegritas, pemilihan Duta Integritas pelajar, lomba menggambar antikorupsi, serta kampanye nilai integritas kepada masyarakat. Semua kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi dan membangun budaya antikorupsi secara berkelanjutan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Inspektur Daerah Banyumas Djoko Setyono menjelaskan bahwa program desa dan sekolah berintegritas merupakan langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi. Ia menekankan bahwa partisipasi seluruh lapisan masyarakat sangat penting agar kebijakan anti-korupsi bisa diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menegaskan bahwa Hakordia bukan hanya sekadar seremoni. Ia menilai acara ini sebagai pengingat kolektif bagi semua pihak untuk memperkuat komitmen melawan korupsi. Dengan tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi Menuju Banyumas PAS”, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, desa, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam upaya memberantas korupsi.

“Produktivitas, keadilan, dan kesejahteraan tidak akan terwujud dalam sistem yang koruptif. Karena itu, perang melawan korupsi adalah prasyarat utama Banyumas PAS,” tegasnya.

Lintarti juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan setiap hari sebagai hari antikorupsi. Ia menekankan pentingnya kepatuhan pada aturan, pelayanan yang tulus, dan keberanian menolak penyimpangan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan korupsi sejak dini.

Dalam puncak acara, Pemkab Banyumas memberikan penghargaan kepada beberapa desa dan sekolah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam penerapan nilai integritas. Untuk kategori Desa Antikorupsi 2025, penghargaan diberikan kepada Desa Melung dan Desa Dawuhan Kulon (Kecamatan Kedungbanteng), serta Desa Kalicupak Lor (Kecamatan Kalibagor). Sementara itu, kategori Sekolah Berintegritas diraih oleh SMP Negeri 2 Sokaraja.

Program dan Kegiatan yang Dilaksanakan

Beberapa program yang dilaksanakan dalam rangka Hakordia 2025 antara lain:

  • Penilaian Desa Antikorupsi: Mengevaluasi kesiapan desa dalam menerapkan prinsip antikorupsi.
  • Sekolah Berintegritas: Memberikan penghargaan kepada sekolah yang telah menerapkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
  • Pemilihan Duta Integritas Pelajar: Mengajak siswa-siswi untuk menjadi duta anti-korupsi di sekolah mereka.
  • Lomba Menggambar Antikorupsi: Mendorong kreativitas siswa dalam menyampaikan pesan anti-korupsi melalui seni.
  • Kampanye Nilai Integritas: Menyebarluaskan pesan pentingnya integritas kepada masyarakat luas.

Program-program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, Banyumas dapat menjadi contoh dalam pemberantasan korupsi di tingkat lokal.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan