
Peran Menteri Keuangan dalam Menangani Praktik Saham Gorengan
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki pengetahuan tentang sejumlah pelaku yang terlibat dalam praktik saham gorengan di pasar modal. Ia menekankan pentingnya tindakan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menertibkan kebiasaan ini agar dapat menjaga kepercayaan investor muda, khususnya dari kalangan Gen Z.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam sebuah acara Media Gathering APBN 2026 di Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (10/10), Purbaya menyampaikan bahwa selama setahun terakhir ia telah melihat adanya aktivitas penggorengan saham. “Saya bisa melihat saham yang digoreng. Saya juga mengamati pasar saham dan mengetahui pemain-pemainnya,” ujarnya.
Apa Itu Saham Gorengan?
Saham gorengan merujuk pada pergerakan harga saham yang tidak wajar di pasar modal. Praktik ini bukanlah hal baru dan bahkan pernah menyebabkan kerugian besar bagi beberapa institusi besar, seperti Danareksa dan Jiwasraya.
Purbaya mengingatkan bahwa pengalaman tersebut pernah terjadi ketika ia masih bekerja di Danareksa. “Dulu saya di Danareksa, itu hampir bangkrut karena terjebak dalam penggorengan saham. Asabri juga terkena dampaknya, begitu pula dengan Jiwasraya,” jelasnya.
Kekhawatiran terhadap Minat Investasi Gen Z
Menurut Purbaya, praktik manipulasi harga saham harus segera diberantas agar tidak merusak iklim investasi di pasar modal nasional. Ia khawatir jika praktik ini dibiarkan berlangsung, minat anak muda terhadap pasar saham akan menurun.
“Kalau itu enggak dibersihin sayang. Minat Gen Z atau kalangan muda yang berinvestasi di pasar modal sekarang bisa hilang karena 50 persen anak-anak muda kan. Kalau itu hilang ya sudah, pasar modal kita enggak bisa berkembang lagi,” tegas Purbaya.
Langkah yang Diperlukan untuk Memperbaiki Pasar Modal
Lebih lanjut, Purbaya mendorong agar BEI dan otoritas pasar modal bekerja lebih keras dalam menjaga integritas pasar. Ia juga menyiapkan sejumlah insentif, termasuk rencana pengurangan pajak bagi pelaku pasar modal yang berkomitmen menjaga tata kelola yang baik.
“Nanti kita lihat seperti apa, tapi saya bisa dukung itu kalau mereka bekerja lebih keras lagi untuk menjaga integritas pasar modal itu sendiri,” pungkasnya.
Kesimpulan
Praktik saham gorengan menjadi isu penting yang perlu segera ditangani agar pasar modal tetap dapat dipercaya oleh para investor, khususnya generasi muda. Tindakan proaktif dari otoritas pasar modal serta komitmen dari pelaku pasar akan menjadi kunci dalam memastikan stabilitas dan pertumbuhan pasar modal di Indonesia.