Purbaya: Dana Asing Kian Mengurangi Investasi di Obligasi RI

admin.aiotrade 15 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Purbaya: Dana Asing Kian Mengurangi Investasi di Obligasi RI

Menteri Keuangan Mengungkap Pergerakan Modal Asing di Pasar Keuangan Indonesia

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait pergerakan modal asing di pasar keuangan Indonesia. Dia mengakui adanya aliran dana keluar dari pasar obligasi dalam jangka pendek. Menurutnya, keluarnya dana tersebut disebabkan oleh ketidakpastian yang masih ada di kalangan investor asing.

Purbaya menjelaskan bahwa sebagian besar investor asing masih menunggu kepastian terkait perbaikan ekonomi yang terjadi di Indonesia. Mereka ingin memastikan apakah pertumbuhan ekonomi yang terjadi bersifat berkelanjutan dan bagaimana arah kebijakan suku bunga serta kebijakan ekonomi yang akan diambil pemerintah ke depan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Di pasar saham sudah kembali naik, tetapi di pasar obligasi memang terjadi keluaran dana. Keluaran ini terjadi dalam waktu yang pendek. Mungkin sebagian dari investor masih menunggu," ujar Purbaya kepada jurnalis di Kantor Kementerian Keuangan, dikutip pada Sabtu (15/11/2025).

Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5,5 Persen Jadi Kunci Utama

Purbaya meyakini bahwa investor asing pasti akan kembali menanamkan modalnya, terutama di pasar obligasi jika pemerintah mampu menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Dia menyatakan bahwa jika pemerintah dapat membuktikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 mencapai angka di atas 5,5 persen, bahkan diproyeksikan bisa mencapai 5,6 hingga 5,7 persen, maka investor akan kembali masuk.

"Jika saya bisa menunjukkan bahwa triwulan keempat ini ekonominya tumbuh di atas 5,5 persen, mungkin 5,6-5,7 persen, itu pasti akan kembali lagi ke sini. Mereka menaruh tempat yang paling stabil," ujarnya.

Purbaya Jamin Investor Kembali dan Likuiditas Pasar Tetap Terjaga

Purbaya juga sempat berkelakar mengenai keluarnya dana dari obligasi. Ia menyebut bahwa keluaran dana tersebut juga pernah terjadi ketika dirinya tidak muncul di publik selama dua minggu. Hal ini, menurutnya, sempat menciptakan sedikit ketidakpastian di mata investor asing.

"Karena mungkin saya gak nongol dua minggu itu. Mereka takut 'Purbaya ada gak nih? Jangan-jangan gak ada lagi'. Jadi ada uncertainly yang sedikit di mata mereka," tuturnya.

Purbaya melanjutkan bahwa setelah ketidakpastian tersebut hilang, terutama setelah dikonfirmasi bahwa dia akan terus bertugas dan ekonomi terus membaik, seharusnya tidak akan ada masalah. Ia memastikan bahwa modal asing di pasar obligasi akan kembali masuk.

"Tapi kan uang di domestik juga cukup besar. Mereka keluar pun, pemain domestik juga ada kan. Jadi gak ada masalah. Jadi malah itu menunjukkan market ini cukup liquid. Ketika orang keluar, orang bisa keluar dengan mudah," paparnya.

Dana Asing di Obligasi RI Terkikis Signifikan

Sementara itu, laporan dari Bloomberg mengindikasikan bahwa aliran masuk dana asing ke pasar obligasi pemerintah Indonesia sepanjang tahun ini hampir habis karena dana global berbondong-bondong keluar.

Data terbaru mencatat bahwa pada Senin (10/11), investor asing menjual obligasi Indonesia senilai 84 juta dolar AS. Penjualan itu membuat total net inflow sepanjang tahun ini tersisa hanya 25 juta dolar AS. Angka tersebut turun drastis dibandingkan dengan puncaknya yang mencapai sekitar 4,6 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2025 lalu.

Berita Terkait

  • Repo BI Kini Bisa Pakai Obligasi Korporasi, Bikin Pasar Lebih Likuid
  • Portofolio Investasi LPDP Didominasi Obligasi Pemerintah
  • BEI Sarankan Pemerintah Daerah Terbitkan Obligasi, Ini Alasannya

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan