
Menteri Keuangan Minta OJK dan BEI Tindak Pelaku Manipulasi Harga Saham
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap pelaku pasar modal yang melakukan praktik manipulasi harga saham atau dikenal dengan istilah “goreng saham”. Ia menilai langkah tersebut sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pasar modal yang sehat, transparan, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Purbaya menyampaikan harapan bahwa proses pembersihan dari praktik spekulatif ini bisa diselesaikan dalam waktu satu tahun ke depan. Dalam konferensi video yang diadakan dalam acara media gathering Kementerian Keuangan di Bogor, Jawa Barat, ia mengungkapkan bahwa dirinya juga turut mengamati pasar saham. “Saya melihat ada beberapa saham yang digoreng dan bahkan saya mengenal pemain-pemainnya,” ujarnya.
Menurut Purbaya, praktik “menggoreng saham” tidak hanya merugikan investor kecil, tetapi juga berpotensi mengurangi minat generasi muda untuk berinvestasi. Saat ini, sekitar 50 persen investor di pasar modal berasal dari kalangan muda. Oleh karena itu, kepercayaan mereka harus dijaga agar pasar modal tetap berkembang.
“Jika praktik ini tidak dibersihkan, minat Gen Z atau kalangan muda yang berinvestasi di pasar modal bisa hilang. Jika itu terjadi, pasar modal kita akan sulit berkembang lagi,” katanya.
Selain meminta penegakan hukum terhadap pelaku manipulasi pasar, Purbaya juga membuka peluang pemberian insentif fiskal jika pasar modal mampu menjaga integritas dan kepercayaan publik. Salah satu bentuk insentif yang sedang dipertimbangkan adalah pengurangan beban pajak bagi pelaku industri yang berkontribusi pada ekosistem pasar modal yang sehat.
“Nanti kami lihat seperti apa, tapi saya bisa dukung itu jika mereka bekerja lebih keras lagi untuk menjaga integritas pasar modal itu sendiri,” ujarnya.
Sebelumnya, saat berkunjung ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Purbaya menyatakan bahwa insentif pajak hanya akan diberikan jika otoritas pasar modal berhasil mengendalikan praktik goreng-gorengan saham dan melindungi investor kecil.
“Direktur bursa minta insentif terus, yang belum tentu saya kasih. Saya bilang akan saya beri insentif jika Anda sudah merapikan perilaku investor di pasar modal. Artinya, goreng-gorengan dikendalikan, supaya investor kecil terlindungi, baru saya pikir insentifnya,” ujarnya.
Langkah-Langkah yang Diperlukan untuk Menjaga Kesehatan Pasar Modal
Beberapa langkah penting yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan pasar modal antara lain:
- Peningkatan pengawasan dan penegakan hukum: Otoritas seperti OJK dan BEI harus aktif dalam mengawasi aktivitas pasar dan menindak tegas pelaku manipulasi.
- Edukasi investor: Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu diberikan edukasi tentang cara berinvestasi secara aman dan bijak.
- Penguatan regulasi: Regulasi yang lebih ketat perlu diterapkan untuk mencegah praktik spekulatif dan menjaga kepercayaan investor.
- Insentif untuk pelaku pasar yang bertanggung jawab: Pemerintah dapat memberikan insentif pajak atau dukungan lainnya kepada pelaku industri yang menjaga integritas pasar.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pasar modal Indonesia dapat tetap berkembang dan menjadi tempat investasi yang aman serta menarik bagi seluruh kalangan masyarakat.