Purbaya Siap Tambah Dana ke Bank Himbara Jika Rp 200 Triliun Habis Digunakan

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 12x dilihat
Purbaya Siap Tambah Dana ke Bank Himbara Jika Rp 200 Triliun Habis Digunakan

Penambahan Anggaran untuk Lima Bank Pemerintah

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menambah anggaran bagi lima bank pemerintah (Himbara) setelah penempatan awal sebesar Rp 200 triliun. Hal ini dilakukan setelah beberapa bank melaporkan bahwa dana yang diberikan telah habis.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Yang Rp 200 triliun, kecuali BTN belum lapor ya berapa. Tapi yang lain sepertinya udah makin besar deh penyerapannya. Tadi saya ketemu orang Danantara, sepertinya Mandiri akan minta lagi tuh Karena uangnya sudah Abis, yang (diberikan) Rp 55 triliun itu," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Purbaya menilai kebijakan penempatan dana di bank Himbara sudah mulai menunjukkan hasil. Hal ini terlihat dari pertumbuhan kredit dan retail sales Bank Indonesia yang mulai bergerak dinamis.

"Kalau retail sales BI mulai naik, angka yang terakhir ya Ini kan sudah sebulan lebih. Sudah mulai gerak, tapi saya akan monitor lagi kalo masih kurang kita dorong lagi," tambahnya.

Dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun disalurkan ke lima bank, yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI. Bank Mandiri, BNI, dan BRI sebagai Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 menerima masing-masing Rp 55 triliun. BTN dan BSI, yang masuk KBMI 3, memperoleh dana lebih kecil, masing-masing Rp 25 triliun dan Rp 10 triliun.

BSI menjadi satu-satunya bank syariah yang menerima dana pemerintah karena hanya bank ini yang bisa menyalurkan pembiayaan ke Aceh.

Realisasi Serapan BTN Paling Rendah

Pada 9 Oktober 2025, Purbaya mengungkap realisasi serapan anggaran Rp 200 triliun. BTN tercatat paling rendah di antara bank Himbara lain.

"Kalau anda lihat tuh sebelah kanan tuh saya kasih ke Mandiri Rp 55 triliun, dia udah nyalurin 74 persen. BRI udah nyalurin 62 persen, BNI udah 50 persen. BTN baru 19 persen," ujar Purbaya di Investor Daily Summit 2025, Jakarta, Jumat (9/10/2025).

"Padahal dia (BTN) yang ngomongnya paling kenceng 'Desember udah habis duitnya'. (Ternyata) baru 19 persen," tegasnya.

Purbaya memuji realisasi BTN. Ia memperkirakan BTN akan menyerap sekitar Rp 10 triliun hingga akhir 2025. Jika demikian, Purbaya berencana memindahkan Rp 15 triliun dari alokasi BTN ke bank lain.

"Kecuali besok dia (BTN) menghadap saya dia bilang dia sanggup," tegas Menkeu.

Purbaya juga menyebut realisasi serapan BSI sudah lebih dari 50 persen.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan