Purbaya Tantang BEI Atasi Investor Nakal Sebelum Dapatkan Insentif

admin.aiotrade 09 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Purbaya Tantang BEI Atasi Investor Nakal Sebelum Dapatkan Insentif

Peran dan Tanggung Jawab Bursa Efek Indonesia dalam Perlindungan Investor

Pertemuan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan jajaran direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung dengan suasana yang awalnya biasa-biasa saja. Namun, saat topik pembahasan menyentuh rencana pemberian insentif fiskal dari pemerintah kepada BEI, suasana langsung berubah menjadi serius.

Di hadapan para pelaku pasar dan petinggi bursa, sang menteri yang dikenal tenang itu melontarkan pernyataan tegas yang menandai babak baru hubungan antara regulator fiskal dan dunia pasar modal Indonesia. Pertemuan ini digelar di Gedung BEI, Jakarta, pada Kamis (9/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Purbaya menjelaskan bahwa dukungan fiskal bukanlah sesuatu yang bisa diberikan begitu saja. Ia menekankan bahwa sebelum meminta fasilitas dan kemudahan dari negara, BEI harus lebih dulu membenahi perilaku para pemain saham terutama mereka yang kerap melakukan praktik “menggoreng” harga hingga merugikan investor kecil.

“Direktur Bursa juga minta insentif, tapi belum tentu saya kasih. Saya bilang, insentif akan saya berikan kalau Anda sudah merapikan perilaku investor di pasar modal,” tegas Purbaya di hadapan awak media selepas pertemuan.

Praktik manipulasi harga saham yang masih marak selama ini menjadi momok bagi kepercayaan publik terhadap pasar modal. Menurut Purbaya, pengendalian terhadap praktik semacam itu sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab pihak BEI.

“Artinya, yang goreng-goreng itu dikendalikan sama dia lah, supaya investor kecil terlindungi. Baru saya bisa kasih insentifnya,” lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur BEI, Iman Rachman, diketahui mengajukan sejumlah usulan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai dari keringanan pajak hingga bentuk dukungan fiskal lain dengan alasan memperkuat pertumbuhan pasar modal nasional. Namun bagi Purbaya, usulan tersebut harus diimbangi dengan komitmen pembenahan tata kelola dan perlindungan investor yang lebih kokoh.

“Sekarang belum (ada insentif). Dia minta macam-macam, pajak,” ujarnya singkat, menggambarkan posisinya yang belum luluh.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menyinggung upaya besar yang tengah ia lakukan di internal Kementerian Keuangan sendiri. Ia menyebut, pembenahan di jajaran pegawai pajak masih menjadi prioritas agar kepercayaan publik terhadap institusi fiskal negara dapat pulih sepenuhnya.

Menurutnya, reformasi di dalam kementerian harus berjalan paralel dengan perbaikan di luar, termasuk di sektor pasar modal.

“Saya bilang begini, kalau saya bisa merapikan pegawai pajak saya supaya nggak macam-macam lagi, maka ke depan seharusnya kekhawatiran mereka hilang. Tapi kalau saya sudah bereskan di dalam, lalu masih ada masalah di luar, ya mereka bisa datang ke saya lagi,” bebernya dengan nada mantap.

Meski bersikap keras dan penuh kehati-hatian, Purbaya tidak menutup pintu bagi pemberian insentif. Ia menegaskan, pemerintah tetap membuka ruang bagi dukungan fiskal, selama hal itu diiringi dengan langkah nyata untuk menata ulang industri pasar modal agar lebih sehat dan transparan.

“Saya lagi lihat insentif apa yang cocok buat mengembangkan dan mendukung pertumbuhan industri pasar modal di Indonesia,” ujarnya.

Sikap tegas Purbaya ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin menumbuhkan pasar modal nasional secara berkelanjutan dan berintegritas, bukan hanya sekadar mendorong angka pertumbuhan sesaat.

Di tengah geliat ekonomi yang dinamis, langkah hati-hati sang Menteri Keuangan menunjukkan bahwa bagi dirinya, stabilitas dan keadilan investor kecil jauh lebih penting daripada sekadar insentif fiskal jangka pendek.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan