Purbaya Umumkan Restra Kemenkeu: Target Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2029

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 11x dilihat
Purbaya Umumkan Restra Kemenkeu: Target Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2029

Kementerian Keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 yang berisi Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Keuangan untuk periode 2025 hingga 2029. PMK ini ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 10 Oktober 2025 dan menjadi penjabaran dari tahap pertama Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, terdapat lima sasaran pembangunan nasional yang akan diterapkan selama lima tahun ke depan.

Lima Sasaran Pembangunan Nasional

Lima sasaran utama pembangunan nasional ini mencakup:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • Meningkatkan pendapatan per kapita menuju setara negara maju
    Tujuan utama adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan per kapita yang sejajar dengan negara-negara maju. Target pertumbuhan ekonomi dijadikan indikator utama dalam mencapai sasaran ini. Pertumbuhan ekonomi direncanakan naik dari 5,05% pada 2024 menjadi 5,3% pada 2025, dan bergerak menuju 8% pada 2029.

  • Kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional meningkat
    Indonesia bertekad untuk meningkatkan posisinya sebagai negara yang memiliki pengaruh signifikan di tingkat global. Hal ini melibatkan kerja sama internasional, diplomasi, dan partisipasi aktif dalam isu-isu global seperti iklim, perdagangan, dan keamanan.

  • Kemiskinan menurun dan ketimpangan berkurang
    Pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan dan memperbaiki kesenjangan antar daerah serta antar kelompok masyarakat. Targetnya, tingkat kemiskinan akan berada di kisaran 4,5%–5,0%.

  • Daya saing sumber daya manusia meningkat
    Peningkatan kualitas SDM menjadi fokus utama. Hal ini mencakup penguatan sistem pendidikan, pelatihan vokasi, dan pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

  • Intensitas emisi GRK menurun menuju net zero emission
    Pemerintah menargetkan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 62,37%. Ini menjadi bagian dari upaya Indonesia menuju target net zero emission.

Indikator Ekonomi dan Sosial

Selain sasaran utama, pemerintah juga menetapkan sejumlah indikator ekonomi dan sosial yang akan diukur selama lima tahun ke depan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pendapatan Nasional Bruto (GNI) per kapita
    GNI per kapita ditargetkan meningkat dari US$ 4.870 pada 2023 menjadi US$ 5.410 pada 2025, dan mencapai US$ 8.000 pada 2029. Angka ini mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

  • Kontribusi PDB Maritim dan Manufaktur
    Kontribusi PDB maritim diharapkan naik dari 7,9% pada 2022 menjadi 8,1% pada 2025, dan mencapai 9,1% pada 2029. Sementara itu, kontribusi PDB manufaktur akan meningkat dari 18,67% pada 2023 menjadi 20,8% pada 2025, dan 21,9% pada 2029.

  • Rata-rata pertumbuhan ekonomi
    Pemerintah menargetkan rata-rata pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,3%–8,0% selama lima tahun ke depan. Dengan skenario transformatif dan super transformatif, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi dapat mencapai target tersebut.

  • Indikator sosial dan lingkungan
    Selain indikator ekonomi, pemerintah juga menetapkan beberapa indikator sosial dan lingkungan, seperti:

  • Tingkat pengangguran terbuka: 4,0%–5,0%
  • Rasio gini: 0,372–0,375
  • Indeks modal manusia: 0,59

Dengan adanya PMK ini, pemerintah berharap dapat mencapai target pembangunan nasional yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah strategis dan komitmen kuat, Indonesia siap menghadapi tantangan masa depan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan