Putra dan Putri Prajurit TNI AL Jadi Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Putra dan Putri Prajurit TNI AL Jadi Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Puluhan Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Puluhan korban ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta pada Jumat (7/11) telah dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan berkoordinasi antara pihak sekolah, petugas medis, serta aparat kepolisian. Beberapa rumah sakit yang menjadi tempat penanganan para korban adalah Puskesmas Kelapa Gading, Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, dan Rumah Sakit Yarsi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di antara korban tersebut, terdapat sejumlah siswa yang merupakan putra dan putri dari prajurit TNI AL. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Lodewijk Freidrich Paulus, saat diwawancarai oleh awak media. Setelah meninjau lokasi kejadian, ia langsung mengunjungi Rumah Sakit Islam Cempaka Putih untuk melihat kondisi para korban.

”Murid dari SMAN 72 Jakarta banyak yang menjadi korban, termasuk ada 4 orang putra dan putri dari TNI AL,” ujar Lodewijk.

Menurut informasi yang diperolehnya, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus ledakan tersebut. Tujuannya adalah untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut. Berbagai langkah penyelidikan dan penyidikan kini tengah dilakukan oleh petugas agar dapat memperoleh data yang lengkap dan akurat.

Pembentukan Posko Bantuan bagi Keluarga Korban

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk posko bantuan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih dan Rumah Sakit Yarsi. Tujuan dari pembentukan posko ini adalah untuk membantu keluarga korban dalam mencari anggota keluarganya yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut.

”Guna membantu keluarga korban, untuk mencari anak-anak didiknya yang di sini, yang sedang dirawat,” kata Kapolda.

Menurut Kapolda, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ledakan tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pendalaman ini dilakukan agar informasi yang dikumpulkan oleh petugas lebih lengkap dan komprehensif, sehingga kasus dapat diungkap secara maksimal.

”Sedang kami olah TKP di sana. Sedang kami dalami, kami olah TKP, nanti hasilnya akan kami sampaikan,” tambahnya.

Detik-detik Ledakan Terjadi Saat Ibadah Salat Jumat

Ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu, para siswa dan warga sekolah sedang melaksanakan ibadah salat Jumat. Ledakan terdengar di dua titik berbeda, yaitu di dalam masjid dan di luar masjid. Hingga saat ini, penyebab ledakan masih dalam proses penyelidikan.

Beberapa saksi mata mengatakan bahwa suara ledakan cukup keras dan membuat suasana kacau. Para siswa dan guru langsung berlarian untuk menghindari bahaya. Petugas darurat segera tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan evakuasi korban.

Upaya Penyelidikan Terus Dilakukan

Dalam upaya mengungkap kejadian tersebut, aparat kepolisian melakukan serangkaian langkah penyelidikan. Termasuk memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan bukti-bukti, dan melakukan olah TKP. Hasil dari penyelidikan ini akan menjadi dasar dalam menentukan siapa pelaku dan motif di balik ledakan tersebut.

Para korban yang terluka telah mendapatkan perawatan medis yang layak. Sejumlah rumah sakit telah menerima pasien dari kejadian ini dan terus memberikan perawatan intensif. Selain itu, pihak keluarga juga mendapatkan dukungan dari pihak kepolisian dan lembaga terkait.

Hingga saat ini, informasi mengenai sumber ledakan masih dalam proses pencarian. Namun, pihak kepolisian berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan secepat mungkin dan memberikan kejelasan kepada publik.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan