
Masa Berkabung Keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat
Putra tertua mendiang Sri Susuhunan Pakubuwono XIII (PB XIII), Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi, menyampaikan bahwa hingga saat ini keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat masih dalam masa berkabung. Ia menjelaskan bahwa belum ada pembahasan mengenai suksesi tahta kerajaan. Hangabehi meminta masyarakat dan pihak luar untuk bersabar menantikan keputusan resmi terkait penerus tahta.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Semua masih dibahas dan dimusyawarahkan di dalam keluarga. Untuk peresmian PB XIV masih dibicarakan,” ujar Hangabehi saat ditemui wartawan di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 7 November 2025.
Hangabehi menambahkan bahwa keluarga besar Keraton Surakarta saat ini sedang fokus pada prosesi adat setelah wafatnya PB XIII. “Hari ini tepat tujuh harinya beliau. Nanti malam akan ada tahlilan di keraton, terbuka untuk umum dengan berpakaian rapi,” tambah dia.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dalam takziah dan mendoakan almarhum sejak disemayamkan di Sasana Parasdya Keraton Surakarta hingga prosesi pemakaman di Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). “Dukungan dan doa dari masyarakat sangat berarti bagi kami. Kami juga mohon maaf bila prosesi kirab jenazah kemarin sempat mengganggu sejumlah rute di Solo,” katanya.
Urusan Internal Keluarga Keraton
Ditanyai tentang adanya pengucapan ikrar salah satu pihak yang menyatakan sebagai pengganti PB XIII, Hangabehi menyebut hal itu masih menjadi urusan internal keluarga. Ia memastikan bahwa komunikasi antar anggota keluarga masih baik. “Itu biarkan menjadi pembahasan keluarga saja. Kami masih berkomunikasi baik. Semua masih dibicarakan bareng-bareng satu keluarga,” ujarnya.
Menurut Hangabehi, pemerintah tidak ikut campur dalam urusan suksesi di keraton. Menurut dia, pemerintah hanya membantu proses pemakaman dan adat istiadatnya. "Untuk hal lainnya, itu ranah keluarga,” katanya.
Dinamika Internal Keraton
Hangabehi juga menanggapi santai soal berbagai klaim tentang posisi Pelaksana Tugas (Plt) raja yang muncul setelah wafatnya PB XIII. Menurut dia, hal itu adalah dinamika internal keraton. “Biarkan saja berkembang. Nanti akan ada rembuk keluarga, musyawarah bersama, dan pasti akan ada mufakat,” tutur dia.
Ia menilai masyarakat tidak perlu resah terhadap isu-isu yang beredar di luar. Hangabehi meminta masyarakat untuk sabar dan tidak berspekulasi.
Siapa Calon Raja Keraton Surakarta Setelah Pakubuwono XIII?
Pertanyaan mengenai siapa calon raja Keraton Surakarta setelah wafatnya Pakubuwono XIII masih menjadi misteri. Keluarga keraton tetap menjaga proses musyawarah dan tidak mengungkapkan informasi lebih lanjut hingga keputusan resmi diambil. Masyarakat diharapkan tetap menunggu dan memberikan dukungan tanpa melakukan spekulasi yang bisa mengganggu proses adat dan kekeluargaan.