Rakerkesda Papua Tengah 2025 Selesai, Ini Hasilnya

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 28x dilihat
Rakerkesda Papua Tengah 2025 Selesai, Ini Hasilnya
Rakerkesda Papua Tengah 2025 Selesai, Ini Hasilnya

Penutupan Rakerkesda 2025 di Mimika Fokus pada Peningkatan Layanan Kesehatan

Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) 2025 di Provinsi Papua Tengah resmi ditutup oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) di Ballroom Grand Papua Hotel, Kabupaten Mimika. Acara ini menjadi momen penting dalam menyusun strategi penguatan layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil yang masih menghadapi tantangan akses layanan medis.

Sekretaris DKP2KB Provinsi Papua Tengah, Yohanes Tebay, menegaskan bahwa setiap program yang dirancang harus benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat di lapangan. Selama Rakerkesda, berbagai isu terkait pelayanan kesehatan dibahas secara mendalam, termasuk masalah infrastruktur, tenaga medis, dan pengelolaan sumber daya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Masukan dari Rakerkesda akan menjadi dasar utama dalam penyusunan program prioritas di masing-masing kabupaten. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Papua Tengah," ujar Yohanes dalam rilis persnya.

Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

DKP2KB berharap hasil dari Rakerkesda ini dapat memperkuat koordinasi antar sektor, terutama antara pemerintah daerah, rumah sakit umum daerah (RSUD), dan puskesmas. Koordinasi yang baik diperlukan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan kesehatan bisa diimplementasikan secara efektif dan merata.

Khususnya, masyarakat di daerah pedalaman yang masih kesulitan mengakses fasilitas medis menjadi fokus utama. DKP2KB berkomitmen untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan dengan memperbaiki akses dan kualitas pelayanan di seluruh delapan kabupaten di Papua Tengah.

Program Unggulan Pasca-Rakerkesda

Obet Tekege, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan DKP2KB, menjelaskan salah satu program unggulan yang akan diluncurkan setelah Rakerkesda. Program tersebut adalah pembangunan dan peningkatan status akreditasi Puskesmas.

"Pembangunan Puskesmas terakreditasi akan didukung dengan tenaga medis yang memadai, fasilitas yang lengkap, serta capaian program nasional yang berorientasi pada masyarakat," jelas Obet.

Selain itu, DKP2KB juga akan membentuk cluster pembinaan pelayanan kesehatan yang mencakup berbagai aspek seperti manajemen, kesehatan ibu dan anak, pelayanan dewasa dan lansia, serta penanganan penyakit menular. Cluster ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara sistematis dan berkelanjutan.

Dukungan Penuh Diperlukan

Obet menekankan bahwa optimalisasi pelayanan kesehatan, termasuk penguatan infrastruktur dan SDM, membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder. Tim Dinas, RSUD, dan Puskesmas di delapan kabupaten se-Papua Tengah diminta untuk bekerja sama dalam mewujudkan visi pemerataan layanan kesehatan.

Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, DKP2KB optimis mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau. Rakerkesda 2025 menjadi langkah awal yang penting dalam membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan