
Legenda Sassuolo Yakin Jay Idzes dan Tarik Muharemovic Akan Bergabung dengan Klub Besar Eropa
Seorang legenda Sassuolo, Emanuele Terranova, mengungkapkan keyakinannya bahwa bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, akan segera bergabung dengan klub besar Eropa. Pernyataan ini disampaikan oleh Terranova yang baru saja pensiun di usia 38 tahun. Ia melihat prospek cerah yang dimiliki oleh Idzes.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain Idzes, Terranova juga menyoroti rekan satu timnya, Tarik Muharemovic. Keduanya menjadi pilihan utama pelatih Fabio Grosso di lini belakang Sassuolo pada musim 2025-2026. Baik Idzes maupun Muharemovic adalah rekrutan anyar klub dalam bursa transfer musim panas 2025.
Idzes diboyong Sassuolo setelah ditebus senilai 8 juta euro dari Venezia. Sementara Muharemovic didatangkan dari Juventus dengan biaya lebih murah, yaitu 3 juta euro setelah menjalani masa peminjaman semusim. Keduanya telah bermain selama 6 pertandingan di Liga Italia musim ini dengan total waktu 540 menit.
Terranova menilai peran krusial Idzes dan Muharemovic sebagai palang pintu Sassuolo musim ini. Sampai saat ini, Idzes telah membantu tim yang bermarkas di Mappei Stadium mencatatkan 3 kali clean sheet. Sementara Muharemovic memiliki sedikit penurunan performa karena cedera saat bertemu Lecce yang berakhir 0-0.
"Mereka adalah dua bek yang sangat baik, ya, meskipun usianya masih muda," ujar Terranova. "Saya yakin bahwa jika mereka terus mempertahankan performa ini, mereka akan segera dipanggil oleh klub-klub besar."
Potensi Tinggi Jay Idzes di Liga Italia
Nama Jay Idzes sering muncul sebagai incaran klub-klub besar di Liga Italia pada musim panas tahun ini. Salah satunya adalah Inter Milan. Kemampuan bertahan yang dimiliki oleh Idzes menjadi salah satu atribut utamanya sebagai pemain bertahan. Terlebih ia fasih bermain sebagai bek sentral yang bisa ditempatkan dalam formasi 3 bek atau 4 bek sejajar.
Di samping itu, Idzes berada dalam usia emas seorang pesepak bola karena baru menginjak 25 tahun. Bukan tidak mungkin di masa depan, Jay Idzes bisa melompat lebih tinggi dalam kariernya dengan bergabung bersama raksasa Eropa setelah menjalani musim yang baik bersama Venezia dan Sassuolo.
Liga Italia sendiri kerap dianggap sebagai salah satu kompetisi terbaik yang menghasilkan para gladiator di atas lapangan, khususnya para bek. Kapasitas dan kualitas yang dimiliki Idzes sudah dibuktikannya semasa masih bermain dengan Venezia. Terlebih dirinya telah bersinggungan langsung dengan deretan pemain depan elite Serie A seperti Lautaro Martinez, Romelu Lukaku, Dusan Vlahovic, hingga Rafael Leao.
Untuk itulah ia diyakini akan semakin terasah kemampuan bertahannya dengan terus berada di kompetisi elite Negeri Piza dengan ikatan kontrak hingga Juni 2029 bersama Sassuolo.
Rekomendasi untuk Klub Besar Eropa
Kemampuan bertahan dan keberadaan di Liga Italia memberikan nilai tambah bagi Idzes. Sebagai bek muda yang belum genap 25 tahun, ia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Jika terus menunjukkan performa yang konsisten, kemungkinan besar ia akan menjadi target utama klub-klub besar Eropa.
Dalam beberapa bulan ke depan, banyak pengamat sepak bola yang akan mengawasi perkembangan Idzes. Dengan bakat yang dimilikinya, serta pengalaman di Liga Italia, ia bisa menjadi aset berharga bagi klub mana pun yang berhasil mendapatkannya.
Jay Idzes bukan hanya sekadar pemain lokal, tetapi juga sosok yang bisa membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Dengan dukungan dari klub seperti Sassuolo dan performa yang terus meningkat, masa depannya terbuka lebar.